Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Pengolahan Citra Digital di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 8 Semarang

Yuli Sintya M. • Nunuk Suryani • Deny Tri A.

Download full text
(Bahasa Indonesia, 13 pages)

Abstract

Analisis kebutuhan awal diketahui bahwa, kegiatan belajar mengajar di kelas guru masih menerapkan sistem konvensional dengan ceramah untuk menjelaskan materi pembelajaran, hal ini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Mata pelajaran pengolahan citra digital terdiri dari teori dan praktek langsung, nilai praktek siswa lebih tinggi dibandingkan dengan nilai teori. Banyak siswa yang mendapatkan nilai teori dibawah KKM (75), oleh karena itu, guru membutuhkan media yang cocok diterapkan dalam menjelaskan teori pembelajaran untuk meningkatkan nilai dan minat belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan kebutuhan guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran pengolahan citra digital kelas XI Multimedia di SMK N 8 Semarang, (2) mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran pengolahan citra digital kelas XI Multimedia di SMK N 8 Semarang, dan (3) mengukur keefektifan produk pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran pengolahan citra digital kelas XI Multimedia di SMK N 8 Semarang. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (research and development) dengan prosedur pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tiga tahapan yang dipadukan dengan model pembelajaran ADDIE yang mencakup aspek analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Proses penilaian kelayakan media pembelajaran dengan memberikan angket kepada ahli media, ahli materi, dan responden uji coba pemakaian (siswa). Data dari angket kemudian diolah untuk menentukan tingkat kelayakan dari media pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah produk multimedia pembelajaran intaraktif dengan basis aplikasi Adobe Flash. Hal ini terlihat dari hasil validasi ahli materi dengan rata-rata 4,51 dan memiliki kategori sangat baik. Validasi pakar media dengan rata-rata 4,59 adalah kategori sangat baik. Menurut siswa, multimedia ini sangat baik dengan rata-rata 4,61. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi layak dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

Metrics

  • 321 views
  • 113 downloads

Conference

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017 was held at Sebelas Maret University in Indonesia in 2... see more