Recently Published
Journal article

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru

Konsep Pendidikan Anak dalam Perpektif Al-qur'an (Surat Luqman Ayat 12-19)

Problematika K13 dalam Pembelajaran Pai

Journal article

Pendidikan Non Formal dalam Meningkatkan Keterampilan Anak Jalanan

Journal article

Efektivitas Media Pembelajaran E-comic pada Mata Pelajaran Fiqh Kelas VIII

Journal article

An Analysis on Writing Anxiety of Indonesian Efl College Learners

Journal article

Pendidikan Non Formal dalam Meningkatkan Keterampilan Anak Jalanan

Journal article

Efektivitas Media Pembelajaran E-comic pada Mata Pelajaran Fiqh Kelas VIII

Journal article

An Analysis on Writing Anxiety of Indonesian Efl College Learners

Most Viewed
Journal article

Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget

Perkembangan kognitif adalah tahapan-tahapan Perubahan yangterjadi dalam rentang kehidupan manusia untuk memahami,mengolah informasi, memecahkan masalah dan mengetahuisesuatu. Jean Piaget adalah salah satu tokoh yang menelititentang perkembangan kognitif dan mengemukakan tahapantahapanperkembangan koginitif. Tahapan-tahapan tersebutadalah tahap sensory motorik (0–2 tahun), pra-operasional (2–7tahun), operasional konkret (7–11 tahun) dan operasional formal(11–15 tahun). Dalam memahami dunia secara aktif, anakmenggunakan skema, asimilasi, akomodasi, organisasi danequilibrasi. Pengetahuan anak terbentuk secara berangsur sejalandengan pengalaman tentang informasi-informasi yang ditemui.Menurut Piaget, anak menjalani urutan yang sudah pasti daritahap-tahap perkembangan kognitif. Pada setiap tahap, baikkuantitas maupun kualitas kemampuan anak menunjukkanpeningkatan.
Journal article

Prinsip-prinsip Pembelajaran dan Implikasinya terhadap Pendidik dan Peserta Didik

Prinsip-prinsip pembelajaran merupakam aspek kejiwaan yangperlu dipahami setiap pendidik selaku tenaga profesional yang memikultanggung jawab besar dalam mencerdaskan anak bangsa.Permasalahannya adalah bagaimana implikasi prinsip pembelajaranterhadap pendidik dan peserta didik. Permasalahan tersebut dikajidengan menggunakan metode library research selanjutnya penarikankesimpulan secara induktif dan deduktif.Prinsip-prinsip pembelajaran secara umum meliputi perhatiandan motivasi keaktifan, keterlibatan langsung, pengulangan, tantangan,perbedaan individu kesemuanya ini dapat berimplikasi terhadappelaksanaan proses pembelajaran. Implikasi terhadap pendidik danpeserta didik yang berhubungan dengan perhatian dan motivasi adalahtampak penguasaan bahan ajar dan penampilan yang menyenangkan.Bagi peserta didik sadar akan perlunya pengembangan secara rutin.Untuk keaktifan, implikasinya bagi pendidik adalah mengaktifkanmereka dengan memberi tugas, sedangkan bagi peserta didik adalahterwujudnya perilaku mencari sendiri sumber informasi yangdibutuhkan. Keterlibatan langsung, perilaku yang dapat terwujud adalahpeserta didik dapat mengerjakan sendiri tugas-tugas yang diberikansehingga dapat memperoleh pengalaman, bagi pendidik perlumerancang aktivitas pembelajaran individual dan kelompok kecil.Pengulangan, implikasinya terhadap pendidik, merancang kegiatanpengulangan yang variatif. Bagi peserta didik adalah terwujudnyakesadaran untuk mengerjakan latihan secara berulang untukmemecahkan masalah. Tantangan, implikasinya bagi pendidikmengolah kegiatan eksperimen sehingga peserta didik terdorong untukmengerjakan eksperimen, berusaha untuk memecahkan masalah sendiriyang sifatnya menantang. Perbedaan individu, implikasinya bagipendidik adalah pemilihan metode, media dengan memperhatikankarakteristik peserta didik. Sedangkan bagi peserta didik implikasinyadapat dilihat dari kegiatannya dalam menentukan tempat duduk,menyusun jadwal belajar.
Journal article

Variasi Individual Dalam Pembelajaran

Journal article

Menyusun dan Menganalisis Tes Hasil Belajar

Journal article

Peran Komunikasi dalam Interaksi Guru dan Siswa

Suggested For You
Journal article

Penerapan Metode Picture And Picture dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V B di Min Konawe Selatan Kec. Konda Kab. Konawe Selatan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa masih rendah dan banyak nilai siswa yang belum mencapai nilai KKM yaitu 65. Disamping itu, kurangnya pengetahuan guru terhadap metode pembelajaran aktif dan tidak maksimal dalam menggunakan media yang mendukung dalam mengajar sehingga siswa merasa tidak termotivasi dalam belajar. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu diadakan Perubahan paradigma baru, yaitu dengan menambah pengetahuan guru terhadap metode pembelajaran konvensional ke metode pembelajaran yang aktif seperti metode pembelajaran Picture and Picture untuk meningkatkan hasil belajar yang dilakukan pada siswa kelas V B Di MIN 2 Kec, Konda Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus dengan objek penelitian adalah siswa kelas V B yang berjumlah 23 siswa siswa yang terdiri dari 6 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Faktor yang diselidiki dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa dan penerapan metode pembelajaran Picture and Picture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Picture and Picture di Kelas V B MIN 2 Konawe Selatan dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Kegiatan prasiklus menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara keseluruhan hanya mencapai56.52%, setelah dilakukan tindakan pada siklus I dengan menggunakan metode pembelajaran Picture and Picture hasil belajar siswa mengalami peningkatan ketuntasan belajar siswa sebesar 65.21%, kemudian dilanjutkan pada tindakan siklus II dan mengalami peningkatan ketuntasan belajar sebesar 82.60%.
Read more articles