Baru saja dipublikasikan

Evaluasi Pemikiran Qasim Amin Tentang Emansipasi Wanita dalam Islam

Pemanfaatan Media Google Classroom pada Pembelajaran Fiqih di Masa Pandemi Covid 19

Jejak Pesantren di Madura; dari Islamisasi Hingga Dinamika Lembaga

Journal article

Kekerasan dalam Pendidikan; Sejarah, Perkembangan dan Solusi

Journal article

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Tindakan Bullying Siswa

Journal article

Rekonstruksi Makna Semboyan Ki Hajar Dewantara dalam Praktik Pendidikan Islam

Journal article

Kekerasan dalam Pendidikan; Sejarah, Perkembangan dan Solusi

Journal article

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Tindakan Bullying Siswa

Journal article

Rekonstruksi Makna Semboyan Ki Hajar Dewantara dalam Praktik Pendidikan Islam

Paling banyak dilihat
Journal article

Hadits Maudhu' dan Hukum Mengamalkannya

Hadits palsu atau hadits maudhu' adalah perkataan dusta yang dibuat dan direkayasa oleh seseorang kemudian dinisbahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hadits palsu adalah seburuk-buruknya hadits dhaif, bahkan sebagian ulama menganggapnya jenis tersendiri di luar hadits dhaif. Seluruh ulama pun sepakat haram hukumnya meriwayatkan atau menyampaikan hadits maudhu' kecuali dengan menjelaskan hakekatnya, bahwa ia hadits palsu. Namun hadits ini sudah terlanjut beredar di masyarakat sehingga perlu adanya edukasi sehingga masyarakat tahu hukumnya
Journal article

Tarik Ulur Tatanan Sosial antara Marx dan Al-Faruqi

Artikel ini hadir, guna mengelaborasi pemikiran Marx dan al-Faruqi, khususnya tantang kesatuan konsep sosial, ekonomi dan budaya yang melahirkan tata sosial masyarakat. Dari artikel ini didapati bahwa Marx adalah seseorang yang dianggap memiliki andil besar dalam perkembangan sosial. Pendangan yang ia kemukakan seakan-akan menyatukan dunia ekonomi, pemerintahan, dan teknologi. Teori Perubahan sosial Marx merumuskan Perubahan sosio-kultural sebagai hasil dari sebuah produksi, dan berakibat pada terbentuknya klasifikasi golongan masyarakat. Perubahan ini akan membawa pada sebuah revolusi dalam tata sosial masyarakat.  Ia juga memandang bahwa penderitaan masyarakat disebabkan oleh lahirnya klasifikasi sosial di antara mereka. Agama baginya tidak lebih dari sekedar bentuk pelarian semu yang menjanjikan kebahagiaan palsu bagi golongan kelas bawah. Di lain pihak, al-Faruqi memiliki pandangan yang berbeda dari Marx dalam menyikapi kondisi masyarakat tersebut. Uniknya ia menggunakan cara pandang tawhīdīy yaitu sebuah cara pandang dengan berlandaskan pada tauhid, sebagai dasar dari segala aktifitas dan pola pikir manusia. Tokoh yang disebut kedua ini, melihat sosial sebagai suatu keterikatan yang mencakup seluruh umat manusia tanpa terkecuali, dengan prinsip saling mendidik, guna menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, dan moral. Adapun pondasi umat adalah tauhid, terlebih lagi baginya tauhid adalah suatu bentuk kepercayaan Ilahi, yang menuntut pemenuhan perintah dengan unsur etika dari God will.
Journal article

Geliat Teori Sistem dalam Membaca Fenomena Pendidikan

Journal article

Telaah Komparasi Sunni-Shī'ah Atas Hadith Imamah dari Quraysh

Journal article

Pembaruan Pendidikan Agama Islam di Madrasah

Journal article

Geliat Teori Sistem dalam Membaca Fenomena Pendidikan

Journal article

Telaah Komparasi Sunni-Shī'ah Atas Hadith Imamah dari Quraysh

Journal article

Pembaruan Pendidikan Agama Islam di Madrasah

Disarankan Untuk Anda
Journal article

Implementasi Pembelajaran Tajwid dan Sholat dengan Game Android di Sekolah Dasar Mursyidah Surabaya

Pesatnya kemajuan teknologi berdampak pada terjadinya Perubahan dalam berbagai aspek, termasuk aspek pendidikan. Proses belajar mengajar tidak hanya berfokus pada penggunaan satu atau dua buku pedoman saja, namun juga telah mengintegrasikan kecanggihan teknologi seperti gadget dan koneksi internet. Salah satunya adalah adanya pemanfaatan game android edukatif oleh pendidik dalam mata pelajaran Al-Quran Hadits (Qurdits) dan Fiqih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru dan peserta didik terhadap penerapan game edukasi bertajuk game Tajwid Petualangan dan game fiqih Marbel (Mari Belajar) Sholat di SD Mursyidah Surabaya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif, agar dapat mendeskripsikan penelitian secara mendalam dan mendetail. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa penggunaan kedua games edukatif tersebut memberikan banyak manfaat kepada masing-masing pihak khususnya terhadap peserta didik, seperti bertambahnya minat belajar siswa, pembelajaran di kelas lebih komunikatif dan menyenangkan dan meningkatnya hasil belajar siswa. Selain itu, tantangan baru juga dirasakan oleh guru berupa: peningkatan efektifitas penggunaan game android edukatif dan pendampingan kepada siswa untuk memilih game android yang bermanfaat baik di dalam ataupun di luar kelas.
Baca artikel lainnya
Ambil pil merahnya. Tingkatkan pengalaman penerbitan Anda.
Ini jurnal ilmiah diberdayakan oleh Neliti, sebuah website builder gratis untuk penyedia konten akademik. Pindahkan repositori, jurnal, maupun konferensi Anda ke Neliti dan temukan dunia yang penuh dengan beragam prospek penerbitan. Pindah sekarang right-arrow-icon