Baru saja dipublikasikan
Journal article

Maintenance of Office Facilities at the Makassar City Public Works Service

KUCATA'KI: an Innovation of Population Administration Services in Makassar City

Community Satisfaction with the Services of DPRD Members in Bantaeng Regency

Grand Service Design Regional Library Pinrang Regency

Paling banyak dilihat
Journal article

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Teknologi Informasi Di Universitas Negeri Makassar

Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi di Universitas Negeri Makassar, dilihat dari aspek komunikasi, sumber daya, dan sikap pelaksana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan studi dokumentawi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi di UNM dilihat dari aspek komunikasi belum berjalan efektif. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya tingkat pemahaman informasi dari pimpinan atas sampai kepada pelaksana yang memuat kejelasan isi, tujuan, arah, kelompok sasaran, dan pembagian tugas yang spesifik dari implementasi sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi. Dilihat dari aspek sumber daya (manusia dan finansial) kurang berjalan efektif. Hal ini dapat dilihat dari kuantitas sumber daya manusia pengelola profesional masih kurang, kualitas sumber daya manusia pengelola kurang inovatif dan kreatif dalam mengembangkan sistem aplikasi, dan dukungan dana yang ada terbatas hanya pada standar minimal layanan. Dilihat dari aspek sikap pelaksana menunjukkan resistensi dalam hal kurang optimalnya kinerja layanan dan jaringan sebagai akibat ketidakterjangkauan akses ke seluruh unit-unit yang ada dalam lingkungan UNM. Kata Kata: Implementasi kebijakan, SIM berbasis Teknologi Informasi
Journal article

Implementasi Kebijakan Program Makassar Tidak Rantasa (Mtr) Di Kota Makassar

Penelitian ini dimaksud untuk mengkaji implementasi kebijakan Program Makassar Tidak Rantasa (MTR). Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan yang menjadi informan yaitu Walikota Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Seksi Penyuluhan dan Pembinaan Teknik, Koordinator Kebersihan Kecamatan Tamalate, Kasubid Evaluasi PSDA dan Lingkungan Hidup, Koordinator Bank Sampah, Lurah Manuruki, Lurah Maccini Sombala, Petugas Kebersihan dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelakasanaan Program Makassar Tidak Rantasa (MTR) sudah memberikan Perubahan pola kehidupan masyarakat Kota Makassar Khususnya di Kecamatan Tamalate dengan adanya Program Bank Sampah, Gerakan LISA, dan Gerakan LONGGAR, namun Perubahan itu belum dimaksimalkan. Rekomendasi dari Penelitian ini diwajibkan kepada seluruh pegawai Kota Makassar menjadi nasabah Bank Sampah Unit dan gerakan LISA harus dibudayakan dimanapun kita berada serta pemerintah diharapkan mengadakan perlombaan LOGGAR antar kelurahan/kecamatan 3 bulan sekali.
Disarankan Untuk Anda
Journal article

Pelayanan Penerbitan Buku Pelaut Berbasis Online

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Pelayanan Penerbitan Buku Pelaut Berbasis Online Pada Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan jumlah informan sebanyak 8. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif untuk mengetahui Gambaran Pelayanan Penerbitan Buku Pelaut Berbasis Online Pada Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar. Mengingat pelayanan tersebut telah menggunakan pelayanan berbasis online dan sistem pelayanan satu atap sehingga dapat dilihat dari beberapa indikator yaitu: (1) identifikasi Persyaratan, (2) Indentifikasi Prosedur, (3) Identifikasi Waktu, (4) Identifikasi Biaya/Tarif, (5) Identifikasi Produk Pelayanan, (6) Penanganan Pengadaan Pengaduan. Adapun kekurangan dari pelayanan penerbitan buku pelaut berbasis online terdapat di beberapa indikator yang perlu ditingkatkan seperti identifikasi waktu dan penanganan pengadaan pengaduan.
Baca artikel lainnya