Teologi Pembangunan Berbasis Pengembangan Masyarakat Shalom Pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang Nusa Tenggara Timur

Yunus Daniel Anus Laukapitang
Journal article Jurnal Jaffray • Oktober 2016 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 28 pages)

Abstrak

Trasformasi dunia dengan kuasa Kristus yang bangkit. Tahun 2011-2016 dengan Advokasi trasformasi membangun masyarakat damai melalui kuasa Kristus yang bangkit. Dalam konteks Indonesia secara umum dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, secara khusus jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang-NTT yang umumnya berada di pedesaan secara standard nasional belum mengalami kesejahteraan secara umum dibandingkan dengan daerah yang lain. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan prinsip-prinsip pembangunan masyarakat damai secara umum maupun Alkitab serta pendekatan konsep pengembangan masyarakat sehingga pada akhirnya bagaimana prinsip-prinsip teologi dan umum yang berhubungan dengan pengembangan masyarakat dapat diaplikasikan dalam berbagai program pembangunan gereja bagi jemaat sehingga dapat terjadi Perubahan dalam kehidupan masyarakat menuju masyarakat shalom itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar mengenai teologi pembangunan melalui pendekatan pengembangan masyarakat shalom memberi dampak secara langsung bagi kemandirian umat GKII Daerah Kupang bila bersatu hati, pikiran dan tindakan dalam membangun perencanaan strategis bersama untuk memaksilkan potensi alam, sumber daya sosial, rohani dan manusia untuk menghadirkan masyarakat shalom pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang – NTT.The transformation of the world through the power of the risen Christ. For the years 2011-2016, a transformation campaign to raise up a community of peace through the power of the risen Christ. In the Indonesian context in general and society in East Nusa Tenggara, specifically in the congregation of the Gereja Kemah Injil Indonesia in the area of Kupang-NTT, that according to national standard is in a rural area, has not yet experienced prosperity when compared to other areas. The purpose of this writing is to explain the general and biblical principles of building a community of peace, along with the approach of the concept of community development so that, in the end, the general and theological principles that are related to community development can be applied in various programs of church planting for the congregation so that it will produce change in the lives of the community that will move towards the aforementioned community of peace. The results of this research show that a right understanding about community development theology through the approach of developing a community of peace, has an immediate impact on the independence of the congregation of the Kupang GKII when they have one heart, mind, and act in building a strategic plan together to maximize their natural resources, as well as their social, spiritual and human resources in order to bring a community of peace to the Gereja Kemah Injil Indonesia Area Kupang—NTT.

Metrik

  • 414 kali dilihat
  • 1589 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Jaffray

Jurnal Jaffray adalah jurnal peer-review dan membuka akses yang berfokus pada kebaruan ilmu teolo... tampilkan semua