Lama Haid Dan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri

Febrianti Febrianti • Waras Budi Utomo • Adriana Adriana
Journal article Jurnal Kesehatan Reproduksi • April 2013

Abstrak

Latar belakang: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor adalah sekolah dengan angka prevalensi anemia tertinggi di kota Bogor. Dari pemeriksaan Puskesmas Bogor Timur pada tahun 2009, ada 65,8 persen siswi sekolah tersebut yang menderita anemia. Tujuan: Identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Variabel dependen adalah kejadian anemia. Variabel independen terdiri atas lama haid, frekuensi makan, kebiasaan makan buah-buahan, kebiasaan makan protein hewani, kebiasaan makan protein nabati, dan kebiasaan minum teh. Pengumpulan data dilakukan dua tahap yaitu pengisian kuesioner dan pengambilan sampel darah. Data dianalisis univariat dan bivariat. Hasil: Ditemukan hubungan yang bermakna antara lama haid dengan kejadian anemia remaja putri (p value=0.028). Variabel lain tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan anemia. Kesimpulan: Prevalensi anemia di MAN 2 Bogor berhubungan dengan lama haid dan tidak berhubungan dengan variabel lain.

Metrics

  • 154 kali dilihat
  • 110 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Kesehatan Reproduksi

Jurnal Kesehatan Reproduksi (Kespro) merupakan wadah utama berbagi informasi antar peneliti dan p... tampilkan semua