Analisa Frase ”to Akatharton Pneuma” Dalam Lukas 11:24-26

Gerry C. J. Takaria
Journal article Jurnal Koinonia • Desember 2015

Abstrak

Dalam dunia ini selalu ada dua kuasa yang berjuang untuk mempengaruhimanusia, kuasa kegelapan melawan kuasa terang Ilahi. Kuasa kegelapan yaitu setandan para pengikutnya bekerja untuk memastikan manusia memperoleh kebinasaanyang pasti. Kuasa terang Ilahi yaitu Roh Kudus bekerja untuk melindungi danmemimpin manusia untuk memperoleh hubungan yang sejati dengan Allah. Manusiatidak dapat mengelak apakah akan berada di bawah kuasa kegelapan atau terang Ilahi.Jika manusia tidak mau bekerja sama dengan Roh Kudus, maka secaraotomatis setan akan menguasai manusia dan menjadikannya sebagai rumahnya yangtetap. Manusia tidak perlu dengan sengaja menyerahkan diri kepada kekuasaan setansupaya dapat dikuasai oleh setan. Hanyalah cukup dengan melalaikan hubungandengan Roh Kudus maka setan akan bertahta di dalam hati manusia danmengendalikanya. Oleh karena itu manusia hanya memiliki satu pilihan,menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus dan Roh-Nya, atau akan dikuasai olehpenguasa kegelapan itu. Tuhan Yesus menjelaskan hal ini melalui analogi“Kembalinya Roh Jahat” dalam Lukas 11:24-26.

Metrics

  • 41 kali dilihat
  • 20 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Koinonia

Jurnal Koinonia is an open access, peer-reviewed journal that publishes original research and lit... tampilkan semua