Manajemen Krisis Public Relations (Studi Kasus Tentang Peran Public Relations Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (Bpws) Dalam Menghadapi Resistensi Masyarakat Madura Di Kabupaten Bangkalan Terhadap Kehadiran Lembaganya)

Roos Yuliastina
Journal article Jurnal Komunikasi Trunojoyo • Maret 2017

Abstrak

Penelitian ini ingin mengetahui peran public relations dan metode pendekatan public relations BPWS dalam menghadapi resistensi masyarakat Madura di Kabupaten Bangkalan terhadap kehadiranlembaganya. Dengan mengkaji peran dan model pendekatannya, diharapkan dapat mengetahui jugabagaimana public relations BPWS mengatasi manajemen krisis. Karena jika perbedaan kepentinganantara BPWS dengan masyarakat Madura terus dibiarkan, bukan tidak mungkin masalah ini akanmenjadi krisis berkepanjangan yang mengancam eksistensi BPWS. Metode yang digunakan adalah metode kulitatif, metode ini lebih menekankan pada kedalamanyang diteliti (kualitas) data yang telah di peroleh, bukan pada banyaknya (kuantitas) data. Teknikpengumpulan data mencakup informan atau narasumber yang paham dan terlibat secara langsungdalam kasus ini. Pengumpulan datanya menggunakan data primer dan skunder. Teknik analisis datamenggunakan teknik analisis data kualitatif, untuk validitas datanya menggunakan triangulasi datadan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Peran public relations dalam menghadapi resistensi masyarakatMadura di Kabupaten Bangkalan terhadap BPWS lebih berperan sebagai fasilitator komunikasi.Model pendekatan yang diterapkan adalah model public relations pengaruh personal (personalinfluence model) yang di kategorikan kedalam model publik relations asimetris dua arah. Tahapantahapanmanajemen krisis untuk mengatasikasus ini, terdiridari tiga tahapan.Yaitutahapanprakrisis,meresponkrisis, dan pasca-krisis.

Metrics

  • 189 kali dilihat
  • 128 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Komunikasi Trunojoyo

Jurnal Komunikasi adalah media untuk pengembangan disipilin ilmu komunikasi. Jurnal ini memfokusk... tampilkan semua