Hubungan Tingkat Adiksi Merokok Dengan Derajat Keparahan Aterosklerosis Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

Muhammad Ridwan Rusydi Yudanardi • Andreas Arie Setiawan • Sefri Noventi Sofia
Journal article Jurnal Kedokteran Diponegoro • 2016 Indonesia

Abstrak

Latar Belakang : Penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia terus meningkat dan akan memberikan beban mortalitas, morbiditas dan beban sosial ekonomi bagi keluarga penderita, masyarakat, dan negara. Merokok sebagai salah satu faktor risiko, memiliki peranan penting dalam perjalanan penyakit jantung dan pembuluh darah. Paparan molekul asap rokok sendiri telah diketahui memberi dampak yang signifikan dalam terjadinya disfungsi endotel pembuluh darah. Namun, belum ada penelitian yang membandingkan tingkat adiksi merokok terhadap derajat kerusakan pembuluh darah di RSUP Dr. Kariadi Semarang.Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat adiksi merokok dengan derajat keparahan aterosklerosis pada pasien penyakit jantung koronerMetode: Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-sectional, melalui wawancara dengan 30 responden yang merupakan pasien instalasi jantung RSUP Dr.Kariadi yang menjalani pemeriksaan angiografi koroner dengan rentang usia 40 hingga 65 tahunHasil : Didapatkan bahwa banyak maupun sedikit paparan asap rokok, tidak mempengaruhi derajat keparahan aterosklerosis pada pembuluh darah koroner jantung (p=0,156)Kesimpulan : Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat adiksi merokok dengan derajat keparahan aterosklerosis pada pasien penyakit jantung koroner

Metrics

  • 36 kali dilihat
  • 14 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Kedokteran Diponegoro

Jurnal Kedokteran Diponegoro (JKD) adalah jurnal yang berisi tentang artikel bidang kedokteran da... tampilkan semua