Komposisi Optimal Serbuk Kayu Gerjaji Dan Oli Bekas Pada Pembuatan Briket Kayu

Suratmin Utomo

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perbandingan komposisi bahan pembuat briket dan temperatur pengeringan pada pembuatan briket dari bahan serbuk kayu gergaji dan oli bekas. Bahan penelitian adalah limbah serbuk kayu gergaji dari kayu jati dan limbah oli atau minyak pelumas bekas bukan dari jenis dan merek tertentu. Proses pembuatan briket dengan cara pengarangan serbuk kayu gergaji dengan variabel proses komposisi bahan baku dan temperatur pengeringan. Parameter uji briket meliputi nilai kalori, kadar abu dan kadar air. Hasil uji briket dari parameter-parameter tersebut dengan variabel komposisi bahan baku, didapat komposisi optimum: serbuk arang 60%, oli bekas 30% dan tanah liat 10% dengan spesifikasi nilai kalor 11.064,26 Btu lb-1, kadar abu 10,45% dan kadar air 6,18%. Sedangkan untuk variabel temperatur pengeringan diperoleh temperatur yang otimum pada 70 OC dengan nilai kalori 9.783,09 Btu lb-1, kadar abu 10,40% dan kadar air 6,45%. Hubungan antara variabel komposisi oli bekas (x) terhadap nilai kalori (y) dengan komposisi tanah liat tetap (10%) dan temperatur pengeringan 80oC dapat dijelaskan dengan persamaan: y = 86,57x + 8438, sedangkan hubungan antara variabel temperatur (x) terhadap nilai kalor (y) dengan waktu pengeringan 1 jam dapat dijelaskan dengan pesamaan: y = 6,176 x + 9170.

Metrics

  • 130 kali dilihat
  • 50 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Konversi Universitas Muhammadiyah Jakarta

Jurnal Konversi Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jur... tampilkan semua