Respons Pertumbuhan Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) terhadap Pemberian Kompos Sampah Kota dan Pupuk K

Sinaga, Sando Franciskus • Simanungkalit, Toga • Hasanah, Yaya

Abstrak

Bawang merah merupakan komoditas sayuran penting Indonesia. Produksi bawang merah di Sumatera Utara mengalami penurunan setiap tahunnya. Rendahnya produksi bawang merah Indonesia salah satunya dikarenakan penerapan teknologi budidaya. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi bawang merah adalah perbaikan teknik budidaya dan pemberian pupuk organik. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui respons pertumbuhan dan produksi bawang merah terhadap pemberian kompos sampah kota dan pupuk K. Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan pada Juni - Agustus 2015, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yaitu Kompos Sampah Kota (0, 7,5, 15, 22,5 ton/ha) dan Pupuk K (0, 75, 150 kg KCl/ha). Peubah yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun per rumpun dan diameter umbi kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos sampah kota tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah amatan. Sedangkan pupuk K berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 3-5 MST dan diameter umbi kering. Kombinasi perlakuan kompos sampah kota dan pupuk K terbaik adalah kompos sampah kota sebanyak 7,5 ton/ha dan pupuk K sebanyak 75 kg KCl/ha meningkatkan pertumbuhan produksi bawang merah.

Metrics

  • 122 kali dilihat
  • 73 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara

Jurnal Agroekoteknologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online oleh Program studi Ag... tampilkan semua