Kehilangan Karbon Akibat Drainase Dan Degradasi Lahan Gambut Tropika Di Trumon Dan Singkil Aceh (Carbon Loss From Drainaged and Degradation of Tropical Peatland in Trumon and Singkil, Aceh)

  • Aswandi, Aswandi
  • Sadono, Ronggo
  • Supriyo, Haryono
  • Hartono, Hartono

Abstrak

Ekosistem hutan gambut tropika merupakan penyimpan karbon potensial, tetapi konversi lahan dan penebangan tidak lestari menyebabkan ekosistem ini juga menjadi sumber emisi karbon ke atmosfer. Pengaruh Perubahan penutupan lahan dan pembangunan drainase terhadap dinamika muka air, penurunan tanah dan kehilangan karbon masih belum banyak diketahui pada tipologi gambut pesisir dengan bentang lahan yang sempit. Penelitian dilaksanakan pada berbagai tipe penutupan lahan gambut di Trumon dan Singkil, Provinsi Aceh mulai Mei 2013 hingga Oktober 2014. Penyimpanan dan kehilangan karbon dihitung berdasarkan bobot isi, kadar abu, karbon organik tanah, dan kedalaman tanah. Hasil penelitian menunjukkan Perubahan penutupan lahan dan pembangunan drainase mempengaruhi tata air, penurunan tanah, dan kehilangan karbon sebesar 38,54 – 58,52%. Penurunan permukaan tanah tertinggi sebesar 5,6 cm/tahun terjadi pada lahan dengan bobot isi rendah dan intensitas drainase yang tinggi. Kehilangan karbon dari degradasi lahan gambut melepaskan sekitar1,352 ton CO2 eq/ha/tahun.

Metrics

  • 40 kali dilihat
  • 5 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Manusia dan Lingkungan

Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) diterbitkan tiga kali setahun (... lihat semua