Metrik

  • visibility 331 kali dilihat
  • get_app 417 downloads
description Journal article public Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Studi Tentang Pendudukan Terhadap Tanah Timbul(aanslibbing) Di Kawasan Tepian Danau Limboto Provinsi Gorontalo

Khairizal Dermawan Lahabu
Diterbitkan 2016

Abstrak

This research focus was studying about description or characteristic of a condition, personal behavior, and societal community behavior to the occupation over state's lands, in which now there is not a few state's lands that occupied illegally by many people to be made as residence without having legal certificate. Besides that, it is necessary to know that there are state's lands which should have certain functions based on legislation establishment that prevailed today. Thus, people are expected to be wiser in the case of land using, especially state's lands based on its true functions. The purpose of this thesis was to analyze the problems of land occupation and control of signage in the area of ​​regional banks of Lake Limboto . The method used in this thesis is empirical legal research or can be referred to ( Socio - Legal research). The method used in this paper is a sociological juridical approach . The results of this thesis is the government in this regard as the regulator issued a policy on soil arise in the form : first, the government should establish demarcation line of Limboto Lake based on prevailed Act regulation. Second, the government should establish zones of Limboto Lake related with Lake boundaries which consist of primary zone, secondary zone, and tertiary zone. Third, the government should conduct data collection about legal certificate over the relief lands in river side of Limboto Lake. Efforts made by the government intends to further clarify the boundaries or zoning Lake Limboto based classification utilization and allocation. Key words: soil arise, occupation, Lake Limboto Abstak Focus studi ini mengkaji tentang, gambaran atau ciri-ciri dari suatu keadaan, perilaku pribadi dan perilaku kelompok masyarakat terhadap pendudukan atas tanah-tanah negara, dimana pada saat ini tidak sedikit tanah negara yang di duduki secara illegal (Okupasi) oleh sebagian masyarakat untuk dijadikan tempat bermukim tanpa mempunyai bukti hak kepemilikan yang jelas. Selain itu juga perlu diketahui ada beberapa tanah negara yang mempunyai fungsi atau Peruntukan tertentu berdasarkan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku saat ini. Sehingga masyarakat diharapan akan bisa lebih bijak dalam hal pemanfaatan lahan khususnya tanah negara berdasarkan Peruntukan yang seharusnya. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk menganalisispermasalahan tentang pendudukan dan penguasaan terhadap tanah timbul di areal kawasan tepian Danau Limboto.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan jurnal ini adalah penelitian hukum empiris atau bisa disebut juga (Sosio-Legal research).Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode pendekatan secara yuridis sosiologis.Hasil dari penelitian jurnal iniyaitu pemerintah dalam hal ini sebagai regulator mengeluarkan kebijakan terhadap tanah timbul berupa : pertama, Menetapkan Garis Sempadan Danau Limboto Berdasar Ketentuan Undang-Undang Yang Berlaku, kedua. Menetapkan Wilayah Zonasi Danau Limboto Terkait Kejelasan Batas - Batas Danau yang terdiri atas Zona primer, Zona sekunder, Zona tersier, dan ketiga, Melakukan Pendataan Kembali Surat-surat atau Bukti Kepemilikan atas Tanah Timbul di Areal Tepian Danau Limboto.Upaya yang dilakukan pemerintah tersebut bermaksud untuk lebih memperjelas batas-batas atau zonasi Danau Limboto berdasarkan penggolongan pemanfaatan dan Peruntukannya.

Full text

 

Metrik

  • visibility 331 kali dilihat
  • get_app 417 downloads