The Biodiversity of Gastropods Identified in the Mangrove Forest of Baban Village, Gapura Districts Sumenep Regency as the Resource of Learning Biology

Ahmad Mundzir Romdhani • Sukarsono Sukarsono • Rr Eko Susetyarini
Journal article Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia • Juli 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Gastropoda merupakan hewan yang bergerak dengan menggunkan Perutnya (gaster= Perut dan podos=kaki) yang saat ini mulai terancam keberadaannya karena rusaknya ekosistem hutan mangrove karena konversi lahan, dampak ekologis yang ditimbulkan adalah mengganggu keseimbangan ekosistem hutan mangrove. Masalah lain adalah kurangnya informasi tentang keanekaragaman Gastropoda khususnya di daerah terpencil, salah satu daerah terpencil yang belum diteliti adalah Desa Baban Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep.Penelitian ini berujuan untuk mengetahui keanekaragaman Gastropoda hutan mangrove. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-24 April 2016 pada saat air surut dengan metode random sampling dengan menggunakan transek kuadrat. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung terhadap populasi yang diamati.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gastropoda yang ditemukam terdiri dari 11 jenis yaitu Nerita fulgurans, Cassidula aurisfelis, Telescopium telescopium, Cerithidea quadrata, Ceritiopsis sp, Littroraria scabra, Raphitoma purpurea, Alvania sp, Littoraria melanostoma, Terebralia sulcata, dan Littorina sp. Struktur komunitas Gastropoda berdasarkan beberapa hal: 1) indeks kepadatan tertinggi terdapat pada spesies Terebralia sulcata (2.17 individu per meter persegi) sementara indeks kepadatan terendah adalah Nerit fulgurans (0,25 individu per meter persegi); 2) indeks nilai penting tertinggi adalah spesies Terebralia sulcata (33%) dan yang terendah adalah pada spesies spesies Nerita fulgurans (0.05%); 3) indeks keragaman termasuk dalam kategori standar yaitu antara 1,84 sampai 2,16; 4) indeks nilai kemerataan menunjukkan kemerataan pada setiap stasiun, mulai 0.77 sampai 0.90; 5) indeks dominansi menunjukkan tidak adanya dominansi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar Biologi dalam bentuk booklet.

Metrik

  • 240 kali dilihat
  • 1503 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia

Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia (JPBI) diterbitkan tiga kali setahun (Maret, Juli, dan Novemb... tampilkan semua