Perencanaan Sistem Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Rw 02 Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah)

Zulfikar Zulfikar • Syafrudin Syafrudin • Dwi Siwi Handayani
Journal article Jurnal Teknik Lingkungan • 2015 Indonesia

Abstrak

Sampah merupakan salah satu komponen yang harus dikelola agar tidak menjadi sumber penyakit bagi masyarakat. Pengelolaan sampah yang baik dapat mengatasi masalah – masalah tersebut salah satunya adalah dengan pengelolaan sampah terpadu yang berbasis pada masyarakat. Pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat adalah metode pengelolaan sampah mulai dari pewadahan, pengumpulan, pemilihan, penggunaan ulang, pendaur ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah yang melibatkan masyarakat sebagai objek aktif dalam mengelola sampah di wilayah mereka. RW 02, Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik merupakan salah satu wilayah kecil berbasis Rukun Warga di Kota Semarang, Jawa Tengah yang memiliki tingkat pelayanan 48,8 %. Jumlah penduduk saat ini 2061 jiwa. Rata – rata setiap orang menghasilkan sampah 2,016 L/org/hari sehingga timbulan totalnya 4,147 m3/hari. Timbulan yang cukup banyak ini harus dikurangi dengan cara mengelola sampah dengan baik yaitu dengan metode pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Metrics

  • 218 kali dilihat
  • 110 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Lingkungan

Jurnal Teknik Lingkungan ini sebagai media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilm... tampilkan semua