Analisis Pengaruh Variasi Putaran Mesin Dan Waktu Pengereman Terhadap Temperatur Dan Koefisien Gesek Pada Kampas Rem Tromol (Drum Brake) Dengan Alat Uji Berbasis Remote Monitoring System (Rms)

Rhyienaldi Hardian Dhammaputra • Gunawan Dwi Haryadi
Journal article Jurnal Teknik Mesin Undip • Januari 2016

Abstrak

Kegagalan pada sistem pengereman banyak berakibat fatal yang berujung kecelakaan, salah satu penyebabnya yaitu Brake Fade. Penyebab dari brake fade adalah temperatur pengereman yang melebihi temperatur maksimum material kampas rem tersebut, sehingga terjadi penurunan koefisien gesek (daya pengereman). Maka dari itu pada penilitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh temperatur pengereman terhadap koefisien gesek, pengurangan ketebalan, dan waktu pengereman. Jenis rem yang digunakan merupakan rem tromol dengan kampas rem dari beberapa merk diantaranya, merk AHM, merk Indopart, merk Binapart, dan kampas rem OES. Metode pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan dua metode, metode pertama adalah melakukan pengereman dari variasi RPM hingga kondisi steady, dan metode kedua yaitu melakukan pengujian braking cycle dimana pengereman dilakukan tiap 500 RPM dengan penahanan waktu 2 menit. Pengukuran temperatur pengereman dengan menggunakan infrared thermometer dan thermocouple yang menjadi rangkaian RMS-Brake. Pengukuran waktu pengereman dan ketebalan kampas rem sebelum dan setelah pengujian juga dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap temperatur pengereman. Dari hasil pengujian, merk AHM fading pada temperatur 281,4˚C dengan koefisien gesek 0,0998, merk Indopart fading pada temperatur 229,7˚C dengan koefisien gesek 0,108175, merk Binapart fading pada temperatur 218,4˚C dengan koefisien gesek 0,099842, dan kampas rem OES fading pada temperatur 250,4˚C dengan koefisien gesek 0,102478. Selain itu, terdapat pula pengaruh temperatur terhadap pengurangan ketebalan kampas rem, dimana merk OES merupakan yang paling baik karena mengalami pengurangan ketebalan paling rendah dibanding yang lain yaitu sebesar 0,25 mm untuk mencapai temperatur 179,3˚C. Dan untuk pengaruh temperatur terhadap waktu pengereman, semua merk memiliki waktu pengereman yang relatif kecil, namun didapat merk OES paling sedikit melepas panas dengan delta temperatur 0,49˚C

Metrics

  • 344 kali dilihat
  • 130 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Mesin Undip

Jurnal Teknik Mesin Undip diterbitkan oleh Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip. Jurnal ini... tampilkan semua