Studi Analisis Kemampuan Self Purification Pada Sungai Progo Ditinjau Dari Parameter Biological Oxygen Demand (Bod) Dan Dissolved Oxygen (Do) (Studi Kasus : Buangan (Outlet) Industri Tahu Skala Rumahan Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daer

Beni Vandra • Sudarno Sudarno • Winardi Dwi Nugraha
Journal article Jurnal Teknik Lingkungan • 2016 Indonesia

Abstrak

Sungai Progo merupakan sebuah sungai yang mengaliri Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Indonesia.Sungai sejatinya memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah pencemaran yang terjadi akibat kegiatan buangan industri dan juga kegiatan manusia didalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Proses tersebut dinamakan sebagai purifikasi .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa cepat kemampuan badan air untuk memulihkan diri jika diberi satu sumber cemaran. Penelitiandilakukan dengan metodologi analisa terhadap parameter fisikokimia yaitu BOD, DO, pH, dan Suhu. Nilai Konsentrasi oksigen terlarut (DO) dalam badan sungai diketahui dengan menentukan besaran deoksigenasi dan reaerasi menggunakan persamaan streeter-phelps yang menggambarkan variasi pengurangan oksigen dengan jarak aliran sebagai kurva pengurangan oksigen. Hasil Buangan (outlet) industri tahu skala rumahan Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibuang ke badan sungai progo sebesar 28 mg/l untuk konsentrasi organik BOD dan 1 mg/l untuk konsentrasi Oksigen Terlarutberdampak langsung terhadap kualitas BOD dan DO pada badan air. Hasil permodelan dengan kurva pengurangan oksigen akibat buangan ini menunjukkan bahwa nilai laju deoksigenasi (K) = 0.0017 /menit dan laju aerasi (R) = 0.0077/menit. Dari hasil ini menggambarkan tidak terdapat zona pemulihan kandungan oksigen pada Sungai Progo menuju kondisi saturasi DO.

Metrics

  • 375 kali dilihat
  • 1135 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Lingkungan

Jurnal Teknik Lingkungan ini sebagai media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilm... tampilkan semua