Pengaruh Penambahan Unsur Tembaga (Cu) Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis Material Chassis Berbahan Dasar Limbah Aluminium Hasil Pengecoran Hpdc

Tri Joko Sampurno • Athanasius Priharyoto Bayuseno
Journal article Jurnal Teknik Mesin Undip • Januari 2016

Abstrak

Chassis adalah rangka yang berfungsi sebagai penopang berat kendaraan, mesin serta penumpang. Chassis dibuat dengan material Aluminium limbah melaui proses pengecoran. HPDC (High Pressure Die Casting) merupakan salah satu metode dalam proses pengecoran yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode pengecoran yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data nilai porositas, kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro sehingga dapat dibandingkan sifat mekanis antara produk chassis dengan penambahan unsur tembaga (Cu) dan tanpa penambahan unsur tembaga (Cu). Dalam penelitian ini, HPDC dilakukan pada tekanan konstan 7 MPa dan variasi penambahan unsur tembaga (Cu) 0 wt%, 2 wt%, dan 4 wt%. Uji porositas dilakukan dengan menggunakan hukum Archimedes yaitu menimbang massa basah dan kering spesimen uji. Uji tarik menggunakan Universal Testing Machine, uji kekerasan menggunakan metode Rockwell dengan skala B, dan uji struktur mikro menggunakan mikroskop optik dengan perbesaran 200X. Hasil pengujian porositas menunjukkan bahwa porositas semakin menurun, pada variasi 0% Cu porositas sebesar 7.85%, pada variasi 2% Cu sebesar 4.02%, dan pada variasi 4% Cu sebesar 3.54%. Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa kekuatan tarik menurun seiring bertambahnya persentase Cu, pada variasi 0% Cu sebesar 161.4 MPa, pada variasi 2% Cu sebesar 156.9 MPa, dan pada variasi 4% sebesar 72.4 Mpa. Hal ini terjadi karena material semakin getas. Hasil struktur mikro menunjukkan bahwa semakin banyak unsur Cu semakin kecil ukuran butir

Metrics

  • 518 kali dilihat
  • 127 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Mesin Undip

Jurnal Teknik Mesin Undip diterbitkan oleh Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip. Jurnal ini... tampilkan semua