Eksistensi Kesenian Incling dalam Era Modernisasi (Studi Kasus di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo)

Permatasari, Bella Andrea

Abstrak

Bella Andrea Permatasari. K8410013. EKSISTENSI KESENIAN INCLING DALAM ERA MODERNISASI (Studi Kasus Di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. 2014.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui eksistensi kesenian Incling di masyarakat Somongari dalam era modernisasi (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk melestarikan kesenian Incling. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo, dengan alasan sampai saat ini masih mempertahankan dan melestarikan kesenian Incling sebagai warisan budaya daerah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data utama diperoleh dari wawancara dengan informan, sedangkan sumber data lainnya diperoleh dari observasi dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan 10 informan yang terdiri dari ketua, tokoh masyarakat, pemain, pemerintah desa, dan pemerintah daerah (DIKBUDPORA) Purworejo. Uji validitas data menggunakan trianggulasi data. Teknik analisis menggunakan model analisis data interaktif yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa (1) eksistensi kesenian Incling dalam era modernisasi adalah tetap mempertahankan dan melestarikan kesenian Incling sesuai dengan tradisi nenek moyang. Kesenian Incling tidak terpengaruh oleh arus modernisasi yang selalu menuntut perkembangan. Walaupun masyarakat Somongari telah mengenal modernisasi dalam Perubahan kehidupan dan pola pikir mereka telah mengkuti perkembangan jaman, akan tetapi mereka tetap menjaga kelestarian kesenian tradisional seperti yang diwariskan leluhur, dan terbukti masih tetap eksis di era modernisasi. Eksistensi kesenian Incling juga membawa dampak terhadap perkembangan masyarakat yang mengalami Perubahan sosial ditengah arus modernisasi. Berbagai kegiatan yang diadakan oleh paguyuban dapat mengubah kebiasaan negatif dari masyarakat Somongari terutama kaum muda untuk lebih terarah dan mendapatkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat. (2) Upaya yang dilakukan oleh masyarakat, paguyuban dan pemerintah adalah dengan mengajak generasi muda untuk melestarikan kesenian Incling, mengadakan berbagai kegiatan yang membawa dampak positif, masyarakat ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh paguyuban, serta pemerintah desa dan pemerintah daerah memberikan fasilitas-fasilitas bagi setiap paguyuban yang tentunya menunjang eksistensi kesenian Incling di era modernisasi.

Metrics

  • 70 kali dilihat
  • 50 kali diunduh

Jurnal

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi is a biannual, peer-reviewed, open acc... tampilkan semua