Tindak Kekerasan Fisik Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Tahun 2014/2015 (Studi Kasus di SMA Kota Surakarta)

Septasari Handayani

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui alasan masih terjadinya tindak kekerasan fisik dikalangan siswa/siswi Sekolah Menengah Atas pada Tahun 2014/2015 di Kota Surakarta,dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan dalam beberapa tahap untuk mendapatkan hasil penelitian yang mendalam. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu angket dari70 siswa, Focus Group Discussion, dan wawancara mendalam. Sumber data berasal dari siswa dan guru dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif.Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut : (1) tindak kekerasan fisik yang paling sering disaksikan dan dilaporkan siswa ke sekolah adalah berkelahi; (2) pelaku tidak menganggap tindakan mereka sebagai tindak kekerasan fisik; (3) korban memilih menciptakan kerukunan dalam hubungan pertemanan dan berespon diam walaupun merugikan diri sendiri; (4) langgengnya tindak kekerasan fisik karena adanya pengklasifikasian tindak kekerasan fisik ringan dan tindak kekerasan fisik berat; (5) peraturan dari sekolah sebagai pengawasan refleksif tidak berhasil mencegah tindak kekerasan fisik ringan; (6) berhasilnya teori strukturasi menganalisa hubungan pelaku dan struktur (dualitas struktur) yang terjadi di dalam tindak kekerasan fisik.

Metrics

  • 34 kali dilihat
  • 498 kali diunduh

Jurnal

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi is a biannual, peer-reviewed, open acc... tampilkan semua