Metrik

  • visibility 605 kali dilihat
  • get_app 244 downloads
description Journal article public Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu

Studi Komparasi Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Akseptor Kb Suntik Kombinasi Dan Progestin Di Bpm Yosi Trihana Kabupaten Klaten Jawa Tengah Tahun 2015

Fatimah Sari, Mustika Pramestiyani
Diterbitkan 28 Januari 2017

Abstrak

Hormon progesteron juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang merugikan pemakainya yaitu peningkatan kadar glukosa dalam darah sebagai akibat toleransi glukosa darah yang menurun. Hal ini akan terlihat apabila dilakukan perbandingan tes toleransi glukosa pada pemakai kontrasepsi yang mengandung hormon progesteron dan yang tidak mengandung hormon progesteron. Kadar glukosa darah pemakai kontrasepsi yang mengandung hormon progesteron akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang tidak mengandung progesterone.Tujuan umumnya untuk Diketahuinya perbandingan kadar glukosa darah sewaktu pada akseptor KB suntik progestin dan akseptor KB suntik progestin setelah tiga bulan pemakaian di Bidan Praktek Mandiri Yosi Trihana Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten Jawa Tengah.Penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang kadar glukosa darah sewaktu pada akseptor KB suntik kombinasi dan pada akseptor KB suntik progestin setelah tiga bulan pemakaian.Penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan rancangan kohort prospektif. Pengujian ini menggunakan uji independent T-test jika distribusi datanya normal dan uji Mann-Whitney jika distribusi datanya tidak normalHasil Penelitian Rata-rata kadar gula darah sewaktu pada akseptor KB suntik kombinasi adalah 100,8000 gr/dl. Rata-rata kadar gula darah sewaktu pada akseptor KB suntik progestin adalah 147.0667 gr/dl. Ada perbedaan antara kadar gula darah sewaktu pada akseptor KB suntik kombinasi dan progestin dengan p value 0,000.

Full text

 

Metrik

  • visibility 605 kali dilihat
  • get_app 244 downloads