Atribut Peserta Didik Dan Tindakan Bullying Pada Saat Mos Di SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015

Putri Kusumawardhani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa dan pihak sekolah dalam memaknai kegiatan MOS, apa alasan sekolah masih mengadakan kegiatan MOS pada awal tahun ajaran baru sekolah serta bagaimana tindakan yang diambil oleh pihak sekolah untuk meminimalisir tindakan bullying pada saat MOS. Studi kasus ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data berasal dari wawancara dan dokumentasi. Wawancara melibatkan 6 siswa dan 1 wakil kepala sekolah bagian kesiswaan. Kriteria siswa sebagai informan adalah siswa panitia MOS dan siswa peserta MOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOS merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap penerimaan siswa baru. kegiatan MOS tidak dapat dipisahkan dari proses penerimaan siswa baru di sekolah. Apabila MOS tidak dilaksanakan maka akan mengganggu efektifitas pada awal kegiatan belajar mengajar disekolah. MOS merupakan sebuah ritual yang menandakan Perubahan status seseorang. Tujuan MOS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Kegiatan MOS dapat menghilangkan konflik; (2) Rangkaian kegiatan MOS menumbuhkan rasa solidaritas didalam diri setiap peserta MOS; (3) Dapat menyatukan perbedaan persepsi antara peserta didik maupun guru; (4) Kegiatan MOS dapat memberikan motivasi, semangat, bagi para peserta didik yang baru mulai memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga tercipta rasa saling memiliki karena telah menjadi bagian dari warga SMA Negeri 8 Surakarta.

Metrics

  • 73 kali dilihat
  • 28 kali diunduh

Jurnal

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi is a biannual, peer-reviewed, open acc... tampilkan semua