Analisis Kebutuhan Angkutan Umum Jalur Kolhua  Bundaran Pu Dan Bangkitan Perjalanan Penduduk Yang Menggunakan Kendaraan Pribadi

Magdalena B. Yane • Tri M. W. Sir • Elia Hunggurami
Journal article Jurnal Teknik Sipil Nusa Cendana • 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Dalam melakukan perjalanan sehari-hari penduduk Kelurahan Kolhua dan sebagian penduduk Kelurahan Maulafa dan Oepura hanya terlayani oleh sarana angkutan pribadi dan angkutan umum (ojek). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang penggunaan moda transportasi, besarnya jumlah permintaan pelayanan angkutan umum, jumlah kebutuhan armada angkutan umum dan faktor-faktor apa saja yang lebih berpengaruh terhadap bangkitan perjalanan penduduk menggunakan kendaraan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perjalanan penduduk berdasarkan moda transportasi di Kelurahan Kolhua, Maulafa dan Oepura adalah sebanyak 356 kali perjalanan atau sebesar 44,61% menggunakan kendaraan pribadi sedangkan sebanyak 182 kali perjalanan atau sebesar 22,81% menggunakan angkutan umum (ojek). Jumlah permintaan pelayanan angkutan umum adalah sebanyak 2057 permintaan dan jumlah armada yang dibutuhkan adalah 9 unit. Wilayah ini tidak dapat dimasukkan dalam wilayah pelayanan angkutan umum penumpang karena jumlah permintaan angkutan umum (D) < R.Pmin = 5000 permintaan dan jumlah kendaraan yang dibutuhkan, N = 9 < R = 20 unit. Dan diketahui faktor yang lebih berpengaruh terhadap bangkitan (jumlah) perjalanan penduduk yang menggunakan angkutan pribadi (Y) adalah variabel jumlah anggota keluarga yang bekerja/sekolah (X2) dan jumlah kendaraan (X3).

Metrik

  • 276 kali dilihat
  • 203 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Sipil Nusa Cendana

Jurnal Teknik Sipil Universitas Kristen Petra terbit secara berkala tiap semester, pada bulan Apr... tampilkan semua