Studi Pola Lengkung Kebutuhan Air Untuk Irigasi Pada Daerah Irigasi Tilong

Yohanes V. S. Mada • Denik S. Krisnayanti • I. Made Udiana
Journal article Jurnal Teknik Sipil Nusa Cendana • 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Daerah Irigasi Tilong dengan luas daerah irigasi sebesar 1.484 ha disuplai air dari Bendungan Tilong dengan debit sebesar 2,23 m3/det pada pintu pengambilan. Dengan kapasitas saluran tersebut, air dialirkan ke seluruh bagian kiri dengan luas 233 ha dan bagian kanan dengan luas layanan 1.251 ha. Dengan luas daerah yang demikian penulis ingin mengetahui bagaimana pola lengkung kapasitas saluran dari kapasitas Tilong Untuk menentukan lengkung kapasitas tersebut, digunakan data klimatologi dengan kala ulang 15 tahun serta data sekunder dari irigasi setempat dan mencari berapa besarnya kebutuhan air di sawah per hektar. Dengan demikian digunakan rumus perhitungan kapasitas saluran dengan rumus NFR dan Lengkung Kapasitas Tegal untuk mendapatkan besarnya kapasitas saluran. Dengan metode perhitungan kebutuhan air diperoleh nilai besarnya kebutuhan air maksimum per hektar di Daerah Irigasi Tilong sebesar 2,12 ltr/dt.ha. Analisis kapasitas saluran dengan menggunakan rumus NFR dan Lengkung Kapasitas Tegal menunjukkan kebutuhan air yang berbeda. Pola lengkung yang trend dari rumus NFR membentuk linear artinya terjadi penambahan kapasitas pada saluran jika areal yang dilayani semakin luas sedangkan dengan Lengkung Kapasitas Tegal membentuk garis parabola artinya akan terjadi pengurangan kapasitas saluran ketika areal yang dilayani semakin luas.

Metrik

  • 307 kali dilihat
  • 1284 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik Sipil Nusa Cendana

Jurnal Teknik Sipil Universitas Kristen Petra terbit secara berkala tiap semester, pada bulan Apr... tampilkan semua