Studi Eksperimen Perbandingan Laju Korosi Pada Plat ASTM (American Society for Testing and Material) A36 Dengan Menggunakan Variasi Sudut Bending

Amri Royan Hidayat • Imam Rochani
Journal article Jurnal Teknik ITS • 2013

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 5 pages)

Abstrak

Proses pembentukan plat baja dalam industri kelautan diketahui bervariasi proses pengerjaannya, tidak hanya pengelasan saja, namun dapat pula konstruksi bending (bengkok). Bending, mempunyai dua variasi metode yaitu hot bending dan cold bending. Untuk mengetahui metode mana yang lebih tepat digunakan pada industri kelautan, dilakukan penelitian dengan menggunakan perbandingan kedua metode bending tersebut menggunakan variasi sudut yakni 90° dan 135°. Masing-masing sudut yang digunakan dibagi menjadi tiga spesimen yang akan mempengaruhi laju korosi pada plat tersebut. Uji laboratorium dengan menggunakan NaCl 2% dilakukan untuk mengetahui berapa laju korosi dari metode hot bending dan metode cold bending. Perhitungan kemudian dilakukan setelah hasil laju korosi didapat, untuk menentukan grafik laju korosi dari variasi bending tersebut. Hasil uji laju korosi pada metode cold bending dengan sudut bending 90° adalah 0,54 mm/year, dan untuk sudut bending 135° adalah 0,32 mm/year. Sedangkan hasil uji laju korosi pada metode hot bending dengan sudut bending 90° adalah 0,53 mm/year, dan untuk sudut bending 135° adalah 0,24 mm/year. Metode cold bending diketahui mempunyai nilai laju korosi lebih besar dibandingkan metode hot bending. Morfologi permukaan spesimen dianalisa dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Permukaan spesimen dengan metode cold bending diketahui mengalami Perubahan yang cukup besar dibanding spesimen dengan metode hot bending.

Metrik

  • 194 kali dilihat
  • 185 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Teknik ITS

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang h... tampilkan semua