Tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Perjanjian Kredit Bank

Diana Simanjuntak
Journal article Legal Opinion • 2016 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Penelitian ini berjudul Tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Perjanjian Kredit Bank. Tujuan penelitian ini yang pertama ; untuk mengetahui dan memahami klausula eksonerasi dalam perjanjian kredit bank yang bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen ; kedua Untuk dapat mengetahui sejauh mana upaya hukum perlindungan konsumen terkait dengan klausula eksonerasi perjanjian kredit bank. Hasil penelitian: pertama; Ketentuan manakah dalam klausula eksonerasi dalam perjanjian kredit bank yang bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, yaitu Perjanjian kredit bank merupakan perjanjian sepihak oleh bank, nasabah tinggal menandatangani dokumen/ formulir yang sudah dibuat dan dirancang formatnya oleh bank. Yang mana didalam perjanjian kredit bank tersebut terdapat klausula-klausula yang memberatkan konsumen. Serta terdapat klausula eksonerasi yang mana didalamnya pihak bank membebaskan kewajibannya atau menghapus sama sekali kewajibannya. Dan klausula- klausula baku perjanjian kredit bank yang bertentangan dengan Undang- Undang Perlindungan Konsumen khususnya pada pasal 18 yang memuat larangan terhadap larangan klausula baku atau klausula eksonerasi tersebut. Pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran klausula baku sebagaimana diatur dalam undang- undang perlindungan konsumen juga sampai sekarang belum dilaksanakan. Kedua: Upaya Hukum bagaimanakah yang dapat dilakukan untuk melindungi konsumen terkait dengan klausula eksonerasi dalam perjanjian kredit bank tersebut, Upaya Hukum Perlindungan Konsumen Terkait dengan Klausula Eksonerasi Perjanjian Kredit Bank selain dapat dilakukan melalui penerapan pasal 18 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juga dapat dilakukan sesuai dengan kebijakan Bank Indonesia. Yang mana Bank Indonesia meningkatkan perlindungan terhadap kepentingan nasabah dalam berhubungan dengan bank. Bank Indonesia telah menetapkan upaya perlindungan nasabah sebagai salah satu pilar dalam Arsitektur Perbankan Indonesia (API) . Agar kepercayaan dari masyarakat itu harus tetap terjaga. Serta Keberadaan independen ini akan memberikan manfaat baik bagi nasabah maupun bank khususnya dalam perjanjian kredit bank di Indonesia.

Metrik

  • 943 kali dilihat
  • 358 kali diunduh

Jurnal

Legal Opinion

Jurnal Legal Opinion ini dibentuk pada tahun 2013, yang merupakan respon Fakultas Hukum Universit... tampilkan semua