Penutupan Karang Lunak (Soft Coral) Pada Daerah Rataan Dan Daerah Tubir Di Pulau Cemara Kecil Kepuluan Karimun Jawa

Sehat Martua Parulian Nababan • Ruswahyuni Ruswahyuni • Suryanti Suryanti
Journal article Jurnal Management of Aquatic Resources • 2015

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Komunitas karang daerah yang satu dengan daerah lainnya juga akan memiliki perbedaan, sehingga sebaran karang lunak yang terdapat di daerah rataan dan tubir memiliki perbedaan. Komposisi karang lunak yang terdapat pada daerah rataan terumbu yang merupakan perairan dangkal dan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan perairan kemungkinan akan memiliki perbedaan komposisi jenis karang pada daerah tubir, yang merupakan perairan yang cukup dalam, serta memiliki tingkat kemiringan yang bervariasi. Sebaran jenis suatu komunitas akan mengalami Perubahan bila lingkungan berubah, baik karena tekanan fisik, biologi maupun aktifitas manusiaTujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui penutupan karang lunak pada zona rataan dan pada zona tubir di perairan Pulau Cemara Kecil, Karimun jawa. Dan mengetahui nilai indeks keanekaragaman karang lunak pada daerah rataan dan daerah tubir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Dimana metode yang digunakan tergolong dalam metode survei yang bersifat deskriptif. Metode yang digunakan pengambilan data adalah Line Intercept Transect (LIT). Penelitian dilakukan pada dua lokasi yaitu daerah rataan terumbu dan daerah tubir. Panjang line transek adalah 10 m, diletakkan sejajar garis pantai, transek yang digunakan di daerah rataan terumbu sebanyak 3 line dan daerah tubir sebanyak 3 line. Jarak antar line dimasing – masing lokasi sampling 5 m.Hasil penelitian jenis karang lunak yang ditemukan di daerah rataan dan daerah tubir Lobophytum, Sarcophyton, nepthea dan Xenia. Prosentase penutupan karang lunak tertinggi pada daerah tubir yaitu yaitu sebesar 26,13% sedangkan pada daerah rataan sebesar 24,03%. Nilai indeks keanekaragaman (H') pada stasiun A dan B sama yaitu 0,96 yang termasuk keanekaragaman rendah. Terdapat 4 genera karang lunak yaitu Lobopyhtum, Sarcophyton, Nepthea dan Xenia. Coral reef community are different in several areas so that the distribution of soft coral in reef flat areas and reef slope areas has difference. Composition of coral reef found in the reef flat areas which is shallow waters and more influenced by environmental factors will has difference with coral reef found in reef slope areas which is deep waters and has variation of slope. The distribution of coral reefs will change when the environmental factors change either physical pressure, biological or human activity.The purpose of this research is to tell abudance soft coral on reef flat areas (reef flat) with the reef slope areas (reef slope) in Cemara Kecil island, Karimunjawa. And knowing the value of diversity index soft coral on reef flat areas and the reef slope areas. Methods used in this research method of surveying. Actually, methods used characterizes method of surveying that is descriptive. Methods used in taking data is Line Intercept Transect (LIT). Research carried on two spots was station A (Reef flat) and station B (Reef slope). The line's long size is 10m, put in parallel along the coast, line used in the reef flat as much as three line and reef slope about three line. The distance between line each other location is 5m.Species of soft coral found in the reef flat and reef slope is Lobophytum, Sarcophyton, Nepthea and Xenia. Closure of the highest percentage soft coral in reef flat areas is 24,03%. While closing of the highest percentage of soft coral in reef slope areas is 26,13%. The value of diversity index (H') in station A and B is 0,96 includes categories low diversity. There are 4 of soft coral, Lobophytum, Sarcophyton, Nepthea and Xenia.

Metrik

  • 190 kali dilihat
  • 406 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Management of Aquatic Resources

Jurnal Management of Aquatic Resources (MAQUARES) diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Sumber... tampilkan semua