Pengaruh Konsentrasi dan Lama Inkubasi terhadap Kadar Protein Crude Enzim Selulase dari Kapang Aspergillus Niger

Sulistyarsi, Ani • Pujiati, Pujiati • Ardhi, Muh. Waskito
Makalah konferensi Seminar Nasional XIII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2016 • Oktober 2016 Niger

Abstrak

Aspergillus Niger merupakan salah satu spesies kapang potensial yang memiliki kemampuan selulolitik Aspergillus Niger dikenal sebagai salah satu mikroorganisme yang memiliki kemampuan tinggi untuk menghasilkan enzim selulase. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi inokulum dan waktu inkubasi terhadap produktivitas crude enzim selulase. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial. Perlakuan dalam penelitian ini adalah T (lama inkubasi dengan variasi 5, 7, dan 9 hari dan K (konsentrasi inokulum) dengan variasi 10%, 15%, dan 20%. Data kandungan protein dari kapang Aspergillus Niger diperoleh dengan menggunakan metode Lowery dengan spektrofotometri menggunakan analis kuantitatif, kemudian data dianalisis dengan menggunakan anava dua jalur kemudian di uji lanjut dengan uji BNJ. Rata-rata tertinggi pada K1T3 (konsentrasi 10% dan waktu inkubasi 9 hari) dengan kadar protein 0,065% wb dan kadar protein terendah pada K3T2 (konsentrasi 20% dan waktu inkubasi 7hari) yaitu sebesar 0,042% wb. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang signifikan menyatakan bahwa waktu inkubasi dan perbedaan konsentrasi mempengaruhi produktivitas crude enzim selulase yang dihasilkan oleh kapang Aspergillus Niger yang diukur dengan prosentase kadar protein.

Metrics

  • 5 kali dilihat
  • 24 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional XIII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2016

Seminar Nasional Pendidikan Biologi (SEMBIO) merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan ... tampilkan semua