Pemberian Motivasi terhadap Kemampuan Memandikan Bayi pada Ibu Nifas

Abstrak

Memandikan bayi merupakan alat komunikasi orang tua dengan bayi. Berdasarkan survey awal 66,7% ibu nifas tidak mampu memandikan bayinya. Masalah penelitian masih banyaknya ibu nifas tidak mampu memandikan bayinya. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian motivasi terhadap kemampuan memandikan bayi pada ibu nifas di desa Trosono - Sekaran Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi semua ibu nifas yang ada di desa Trosono - Sekaran Kabupaten Lamongan dengan teknik purposive sampling, besar sampel 15 orang. Variabel independen pemberian motivasi, variabel dependen kemampuan memandikan bayi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisa datamenggunakan uji Wilcoxon sign rank test, nilai p < 0,05 dengan program SPSS For Windows versi 16.0.Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden setelah pemberian motivasi mempunyai kemampuan memandikan bayi cukup (46.7%) dan sebagian besar mempunyai kemampuan memandikan bayi baik (53.3%). Hasil uji statistik didapatkan nilai Z = -3,419 dan p = 0,001 dimana p < 0,05. sehingga kesimpulan bahwa Ho ditolak, artinya ada pengaruh pemberian motivasi terhadap kemampuan memandikan bayi pada ibu nifas. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian motivasi terhadap kemampuan memandikan bayi pada ibu nifas. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan pemberian motivasi pada ibu nifas dalam memandikan bayi.

Metrics

  • 9 kali dilihat
  • 2 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2016

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2016
  • 57 artikel

Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiah (AIPKEMA) mengundang tenaga kes... tampilkan semua