Pola Asuh Hubungannya dengan Status Gizi Batita di Desa Sokawera Wilayah Kerja Puskesmas Patikraja Banyumas

Noviyana, Alfi • -, Purwatis

Abstrak

Praktek pengasuhan yang memadai sangat penting tidak hanya bagi daya tahan anak tapi juga mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental anak serta kondisi kesehatan anak. Perawatan anak sampai tiga tahun merupakan merupakan periode paling penting bagi anak-anak. Pola Asuh juga memberikan kontribusi bagi kesejahteraan dan kebahagiaan serta kualitas hidup yang baik bagi anak secara keseluruhan. Penelitian ini ingin melihat hubungan pola asuh dengan status gizi batita. Desain penelitian ini adalah cross sectonal dengan populasi adalah ibu dan batita didesa sokawera. Teknik sampling dengan minimal sampel sejumlah 45 responden. Pola Asuh diukur dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan relibilitas, penilaina status gizi dilakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan pada responden. Penelitian ini menghubungkan, praktek pemberian dan penyiapan makan, pemberian rangsangan psikososial dan perawatan kesehatan dengan status gizi batita. Teknik analisis data dengan uji chi-squar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar (82, 2%) responden menunjukkanstatus gizi normal, pola asuh berdasarkan praktek pemberian makanan menunjukkan 77,8% baik, menurut rangsangan psikologi 97,8% baik dan perawatan kesehatan 62,2% juga baik. Hasil analisis ada hubungan bermakna antara praktek pemberian dan penyipan makan dan rangsangan psikososial dengan status gizi, namun tidak ada hubungan antara perawatan kesehatan batita dengan status gizi.

Metrics

  • 3 kali dilihat
  • 5 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2016

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2016
  • 57 artikel

Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiah (AIPKEMA) mengundang tenaga kes... tampilkan semua