Karakterisasi Batuan Reservouir Pasir dengan Menggunakan Metode Hydraulic Flow Unit pada Sumur X

Aziz, M. Ghazian Rahman
Makalah konferensi Seminar Nasional Cendekiawan 2015 • 2015

Abstrak

Pada ilmu logging, untuk mencari parameter berupa permeabilitas terdapat berbagai metode yangdinilai cukup akurat. Metode-metode yang biasa digunakan dalam mencari nilai permeabilitas antaralain adalah Timur, Tixier, Coates, dan Wylie-Rose. Pada perkembangannya terdapat metode baruyaitu metode Kozeny-Carman.Dengan metode Kozeny-Carman ini maka dikembangkan lagi suatumetode yang bernama HydraulicFlowUnit.Metode Hydraulic Flow Unit sendiri adalah suatu metodeyang menggabungkan antara atribut geologi batuan dengan data petrofisik yang ada sehingga akanmenghasilkan flow unit yang berbeda pada tiap batuan bergantung dari tekstur ataupunmineraloginya. Secara singkat HydraulicFlowUnit adalah pengelompokan batuan berdasar padaprinsip geologi dalam atribut aliran yang mengalir didalamnya. Pada tulisan ini perhitungan parameterpermeabilitas pada sumur “X” dengan Formasi Plover (gambar 1) menggunakan salah satu teoriberupa HydraulicFlowUnit. Dalam menentukan permeabilitas dengan menggunakan metodeHydraulic Flow Unit ini diperlukan data core yang berasal dari analisa core. Namun seperti yangdiketahui analisa core sendiri memakan biaya yang cukup banyak sehingga tidak setiap intervaldilakukan analisa core, oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan permeabilitas pada intervalkedalaman yang tidak memiliki core. Untuk dapat menentukan permeabilitas pada interval kedalamanyang tidak memiliki core pada sumur “X”, terdapat metode statistik seperti Artificial NeuralNetwork.Metode ini tersedia pada software Interactive Petropyhsics. Dengan input data yang baikmaka perhitungan permeabilitas dapat dilakukan. Pada tulisan ini metode yang digunakan untukmencari parameter permeabilitas pada interval tidak ada core adalah metode Hydraulic Flow Unityang dibantu dengan metode statistik Artificial Neural Network. Penggunaan metode perhitunganpermeabilitas lainnya yaitu Timur dan Tixier dilakukan pula pada sumur “X”. Kedua metode empiris ininantinya akan di komparasi dengan metode Hydraulic Flow Unit terhadap sampel data core yangtersedia pada sumur “X”. Komparasi yang dilakukan memperlihatkan metode perhitunganpermeabilitas Hydraulic Flow Unit memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik daripada metode Timurdan Tixier pada sumur “X”

Metrics

  • 5 kali dilihat
  • 2 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Cendekiawan 2015

Sebuah terobosan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi makalah ilmiah adalah penyel... tampilkan semua