Tari Bantengan dalam Upacara Tolak Balak di Kabupaten Mojokerto

Wiwik Istiwianah
Makalah konferensi Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017

Abstrak

Kabupaten mojokerto mempunyai potensi dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah sebagai modal budaya bangsa. Salah satunya adalah kesenian Bantengan yang hidup dan berkembang di dusun Kambengan desa Cempokolimo kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Berdasarkan pada hal diatas peneliti ingin mengungkapkan keberadaan kesenian tradisional tersebut, dan permasalahan yang tinbul adalah (1) Inti dari kesenian Bantengan dalam upacara tolak balak di dusun Kambengan desa Cempokolimo kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto, latar belakang, fungsi, asal usul. (2) bentuk penyajian, gerak, tata rias dan busana, iringan, property, pola lantai, tata pentas, sesaji. (3) makna kesenian Bantengan ditinjau dari pergelaran, tari pencak silat, tari macanan, tari Bantengan, pendekar, ditinjau dari alat perlengkapan, kendhang dan jidor, iringan ditinjau dari sesaji. (4) Fungsi tari Bantengan dalam upacara tolak balak di dusun kambengan desa Cempokolimo kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti telah menggunakan pendekatan-pendekatan sebagai berikut : jenis penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data, observasi, langsung dan partisipatif, wawancara, tak terstruktur, terbuka dan terselubung, dokumentasi. Sumber data, primer (nara sumber) dan sekunder (sumber buku, majalah ilmiah, sumber dari arsif, dokumen pribadi dan resmi), validitas data, triangulasi sumber, metode dan waktu, untuk menanalisis data dipergunakan analisis taksonomi.

Metrics

  • 2 kali dilihat
  • 4 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua