Kesenian Reog Kendang Tulungagung sebagai Inspirasi Pengembangan Motif Batik di Kabupaten Tulungagung

Utari Anggita Shanti
Makalah konferensi Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017

Abstrak

Perkembangan motif batik di Tulungagung selama ini lebih dominan menggambarkan flora dan fauna seperti motif-motif daerah lain. Selain batik, Tulungagung juga memiliki kesenian tarian yaitu Reog Kendang Tulungagung yang belum pernah diangkat menjadi motif batik. Reog Kendang Tulungagung memiliki enam unsur wajib yang berkaitan dengan sejarah terbentuknya kesenian tersebut yaitu gong kempul yang digantung pada gayornya, slompret atau terompet, kenong, iker atau ikat, dhodhog atau kendang berjumlahkan enam dan gongseng atau binggel lonceng emas. Keenam unsur di atas dikombinasikan dengan motif garis-garis. Desain dibuat dalam bentuk mock-up pakaian dan lembaran kain batik. Hasil pengembangan motif batik diwujudkan dalam bentuk pakaian dan kain panjang. Secara keseluruhan hasil penerapan batik sesuai dengan desainnya. Pada hasil pemasarannya motif batik Reog Kendang Tulungagung banyak diminati beberapa instansi-instansi di Kabupaten Tulungagung untuk dijadikan seragam kantor.

Metrics

  • 2 kali dilihat
  • 5 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua