Desain dan Implementasi Layang-layang pada Interior Komunitas Perlabaya

Florensia Febriany • Michella Aprilla • Laksmi Kusuma Wardani
Makalah konferensi Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017 Indonesia

Abstrak

Surabaya sebagai salah satu kota besar di Indonesia, memiliki beragam budaya. Kehadiran budaya-budaya yang baru membuat kebudayaan lokal kehilangan habitatnya. Hal ini mendorong masyarakat untuk membuat sebuah komunitas-komunitas yang peduli akan pelestarian kebudayaan lokal, salah satunya adalah layang-layang. Komunitas Persatuan Layang-layang Surabaya (Perlabaya) merupakan salah satu komunitas budaya yang melestarikan dan mengedukasi masyarakat tentang layang-layang. Namun, komunitas ini belum memiliki sebuah wadah yang maksimal untuk melaksanakan visi dan misi yang dibawanya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah wadah untuk komunitas ini dengan menggunakan implementasi layang-layang itu sendiri. Perancangan ini menggunakan aplikasi bentuk layang-layang pada bagian layout, lantai, dinding, dan juga pada perabot. Sehingga, perancangan ini dapat menunjang potensi pariwisata daerah, meningkatkan apresiasi masyarakat tentang budaya, dan memberi hiburan yang berkualitas kepada masyarakat, sesuai dengan misi dari komunitas Perlabaya itu sendiri.

Metrics

  • 1 kali dilihat
  • 6 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua