Sarana Tidur yang Nyaman dan Berprivasi pada Kereta Api Eksekutif Jarak Jauh

Danny Vitanata
Journal article Calyptra • 2013 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 17 pages)

Abstrak

Kereta api merupakan moda transportasi darat berbasis jalan rel yang efisien dan efektif. Hal ini dibuktikan dengan daya angkut baik berupa manusia maupun barang yang lebih besar dibandingkan moda transportasi darat lain. Kereta api dibagi menjadi 3 kelas yaitu eksekutif, bisnis dan ekonomi dengan kelebihan dan kekurangan yang berbeda Permasalahan yang ada pada setiap gerbong penumpang kereta jarak jauh adalah kurang tersedianya sarana yang nyaman dan berprivasi untuk beristirahat. Pada tahun 1967 Indonesia memiliki kereta eksekutif dengan gerbong tidur yaitu Bima, tetapi tahun 1995 Bima sepenuhnya menjadi gerbong eksekutif duduk. Hal tersebut lebih dikarenakan masalah sosial seperti penyalahgunaan karena terlalu tertutup. Bima yang berubah dengan rangkaian duduk sepenuhnya, membentuk suatu konsep bahwa gerbong tidur penuh dengan berbagai masalah sosial. Oleh karena itu diperlukan suatu desain produk yang dapat menyelesaikan pennasalahan Kenyamanan dan privasi, selain itu produk yang di desain harus mempertimbangkan konsep sosial yang telah terbentuk di masyarakat. Untuk mendesain produk, dimulai dengan melakukan survei terbadap kereta api eksekutif jarak jauh dan kegiatan – kegiatan yang ada di dalamnya. Dari survei dapat ditentukan apa saja yang dapat dilakukan dan dibutuhkan pada kereta api eksekutif jarak jauh. Setelah itu melakukan proses desain dengan konsep awal nyaman dan privasi. Berdasarkan konsep desain dan melalui tahap - tahap pemilihan desain, didapatlah desain kereta tidur yang dinamakan KERT.

Metrik

  • 263 kali dilihat
  • 71 kali diunduh

Jurnal

Calyptra

Calyptra merupakan jurnal online kumpulan artikel ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa S1 dan S2 Un... tampilkan semua