Analisis Frekuensi pada Gong Laras Slendro

Eli Trisnowati
Journal article Indonesian Journal of Science and Education • Oktober 2017

Abstrak

Bunyi yang dihasilkan oleh alat musik pada umumnya ditampilkan dalam bentuk gelombang (waveform) sebagai fungsi waktu. Tampilan ini menggambarkan perambatan intensitas bunyi terhadap waktu. Dari bentuk gelombang ini dapat diperoleh informasi tentang frekuensi. Bentuk gelombang dalam fungsi waktu ini ditransformasi ke dalam fungsi frekuensi melalui FFT, hasilnya berupa spektrum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi pada berbagai instrumen gong yang peletakannya dengan cara digantung. Perekaman bunyi gong dilakukan dengan menggunakan handphone dan hasilnya disimpan dalam file berekstensi .wav. Bunyi hasil rekaman disimpan dalam komputer, dan selanjutnya dianalisis menggunakan program pengolah audio. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin besar diameter gong maka frekuensi fundamental yang dihasilkan semakin kecil. Nada harmonis yang dihasilkan berturut-turut dari kempul 2, kempul 1, kempul 6, kempul 5, kempul 3, gong suwukan, dan gong ageng adalah 12, 12, 11, 12, 5, 5, 5.

Metrics

  • 293 kali dilihat
  • 161 kali diunduh

Jurnal

Indonesian Journal of Science and Education

Ruang lingkup Indonesian Journal of Science and Education meliputi hasil penelitian atau kajian d... tampilkan semua