Keunggulan Komparatif dan Kinerja Ekspor CPO Indonesia

Agung Prasetyo • Sri Marwanti • Nfn Darsono
Journal article Jurnal Agro Ekonomi • 2017 China • Colombia • India • Indonesia • Malaysia • 3 more

Abstrak

EnglishThis paper aims to determine how the comparative advantages and performance of Indonesian CPO exports in the world market using RCA approach (Revealed Comparative Advantage) and CMS (Constant Market Share). The results of RCA analysis show that Indonesia, Malaysia, Colombia, and Thailand have a comparative competitiveness (RCA index more than one). Based on CMS analysis, the average growth of Indonesian CPO exports is below average Malaysian CPO growth but still higher than the average growth of world CPO exports. In the composition of products, Indonesia and Malaysia have a positive value. Indonesia and Malaysia have a positive value on market distribution in India and Netherlands but have negative market distribution value in China and Pakistan. Indonesia has a positive value on the aspect of competitiveness in Pakistan, while Malaysia has a positive competitiveness in India and China. The value of competitiveness aspects of Indonesia and Malaysia in Netherlands is negative. To increase the growth of Indonesian CPO exports, exporters should increase CPO exports in form of downstream product as well as bulk CPO. CPO quality improvement is needed to improve the competitiveness of Indonesian CPO.IndonesianRata-rata pertumbuhan ekspor CPO Indonesia dari tahun 2001-2015 berada dibawah Malaysia, Kolombia dan Thailand. Pertumbuhan ekspor CPO Malaysia, Kolombia dan Thailand selama tahun 2001-2015 rata-rata tumbuh sebesar 25,19%, 20,35% dan 59,55% persen per tahun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia yang rata-rata tumbuh sebesar 11,94 persen per tahun. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keunggulan komparatif dan kinerja ekspor CPO Indonesia dipasar dunia dengan menggunakan pendekatan analisis RCA (Revealed Comparatif Advantage) dan CMS (Constant Market Share). Hasil perhitungan analisis RCA menunjukan bahwa Indonesia, Malaysia, Kolombia dan Thailand memiliki daya saing secara komparatif (nilai indeks RCA lebih dari satu). Berdasarkan analisis CMS rata-rata pertumbuhan ekspor CPO Indonesia berada dibawah rata-rata pertumbuhan CPO Malaysia tetapi masih lebih tinggi daripada rata-rata pertumbuhan ekspor CPO dunia. Secara komposisi produk, Indonesia dan Malaysia memiliki nilai positif. Indonesia dan Malaysia memiliki nilai positif pada distribusi pasar di India dan Belanda akan tetapi memiliki nilai distribusi pasar yang negatif di China dan Pakistan. Indonesia memiliki nilai positif pada aspek daya saing di Pakistan, sementara Malaysia memiliki daya saing positif di India dan China. Nilai aspek daya saing Indonesia dan Malaysia di Belanda bernilai negatif. Guna meningkatkan pertumbuhan ekspor CPO Indonesia, diperlukan upaya meningkatkan komposisi produk CPO Indonesia sehingga tidak hanya ekspor CPO dalam bentuk mentah tetapi produk hilir CPO. selain itu, diperlukan upaya peningkatan distribusi pasar. Peningkatan kualitas CPO diperlukan untuk meningkatkan daya saing CPO Indonesia.

Metrics

  • 45 kali dilihat
  • 5 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Agro Ekonomi

Jurnal Agro Ekonomi (JAE) adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian sosial-eko... tampilkan semua