The Mapping of Microfinance Institutions for Supporting Sustainable Agriculture Financing in Padang City

Zednita Azriani • Cindy Paloma • Yusri Usman
Journal article Jurnal Agro Ekonomi • 2017

Abstrak

IndonesianLembaga Keuangan Mikro (LKM) merupakan salah satu alternatif pembiayaan bagi. Pemetaan LKM sangat penting untuk menghindari terjadinya tumpang tindih program yang membantu peran LKM. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap LKM di Kota Padang dengan GIS dan mendeskripsikan efektivitas pengelolaan LKM di Kota Padang. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan setiap institusi LKM dan pihak terkait. Penelitian menghasilkan suatu situs web yang berhubungan dengan LKM di Kota Padang, sehingga hasil dan gambaran pemetaan LKM dapat dilihat di “lkmsumbar.org”. Lokasi LKM menyebar di sekitar pemukiman nasabah. Manajemen LKM ditinjau dari segi aksesibilitas, ketaatan terhadap peraturan, tingkat kepatuhan terhadap manajemen, tingkat pelayanan, alokasi penggunaan dana kredit, serta manfaat dana kredit. Hasilnya menunjukkan bahwa akses petani terhadap LKM agribisnis cukup baik, sebagaimana dapat dilihat dari kesesuaian antara jumlah kredit yang diajukan dan disetujui. Tingkat kepatuhan anggota terhadap pengurus dan peraturannya cukup bagus. Tingkat layanan pengurus dianggap tidak baik dan tidak efektif dalam meladeni anggota. Dana pinjaman lebih banyak digunakan oleh anggota untuk menambah modal dan sebagian mungkin digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak rumah tangga.EnglishMicrofinance institutions (MFIs) are financing alternatives for farmers. Mapping MFIs is useful to avoid overlapping of the MFIs supporting programs. This study aims to mapping MFIs in Padang City with GIS, and to describe the management effectiveness. Data were collected using in-depth interviews with each micro-credit institution and their related parties. This research produces a website of the MFI mapping as can be seen on “lkmsumbar.org”. The MFIs locations spread around the settlement of the MFI's clients. The effectiveness of MFI's management is viewed in terms of the member accessibility, level of adherence to the rule of law, level of compliance to the management, management service level, allocation of the use of credit funds, and the benefits of credit funds. The results show that farmers' access to the agribusiness MFI-As is quite good, which can be seen from the consistency between the amount of credit proposed and approved. The members' compliance to the board and the rules is quite good. The service level of the board is not good and not effective in serving the members. The loan is mostly used for business capital and some may be used for funding household urgent needs.

Metrics

  • 19 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Agro Ekonomi

Jurnal Agro Ekonomi (JAE) adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian sosial-eko... tampilkan semua