Self-Regulation dan Perilaku Makan Sehat Mahasiswa yang Mengalami Dyspepsia

Happy Cahaya Mulya • Agnes Maria Sumargi
Journal article Experientia • 2016

Abstrak

Dyspepsia adalah rasa nyeri yang dirasakan di ulu hati dan rasa tidak nyaman pada Perut bagian atas. Salah satu hal yang dapat menimbulkan gejala ini terjadi adalah perilaku makan sehat seseorang. Salah satu faktor dalam diri seseorang yang dapat mempengaruhi perilaku makan sehat adalah self-regulation. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada/tidaknya hubungan antara self-regulation dan perilaku makan sehat pada mahasiswa yang mengalami dyspepsia. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang mengalami dyspepsia (N=31). Pengambilan sampel dilakukan dengan cara incidental sampling. Pengumpulan data untuk variabel perilaku makan sehat dilakukan dengan menggunakan My Meals Diary, yaitu subjek melakukan pencatatan perilaku makannya selama 7 hari. Variabel self-regulation diukur dengan menggunakan Skala Self- Regulation. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik korelasi non parametric Kendall's Tau_b. Hasil analisis mendapatkan nilai r = -0.005, p = 0,972 (p > 0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara self-regulation dengan perilaku makan sehat pada mahasiswa yang mengalami dyspepsia di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Selain kelemahan pada metodologi penelitian, penelitian selanjutnya dapat memperhitungkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku makan seperti stress dan pengetahuan mengenai dyspepsia. Kata Kunci: Self-regulation, perilaku makan sehat, dyspepsia

Metrics

  • 119 kali dilihat
  • 483 kali diunduh

Jurnal

Experientia

“Experientia” merupakan istilah dalam bahasa Latin yang artinya “pengetahuan yang diperoleh dari ... tampilkan semua