Metrik

  • visibility 2055 kali dilihat
  • get_app 876 downloads
description Journal article public Cakrawala Hukum

Keadilan dalam Hukum Waris Islam

Suryati Suryati
Diterbitkan 2013

Abstrak

Dalam tradisi Arab pra Islam, hukum yang diberlakukan menyangkut ahli waris mereka menetapkan bahwa wanita dan anak-anak tidak memperoleh bagian warisan, konsekuensinya perempuan, anak-anak dan orang tua renta tidak berhak mewarisi harta peninggalan kerabatnya. Islam datang membawa panji keadilan persamaan kedudukan laki-laki dan perempuan, anak-anak, orang dewasa, orang yang tua renta, suami, isteri saudara laki-laki dan saudara perempuan sesuai tingkatan masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui azas (doktrin) yang disepakati sebagai sesuatu yang dianggap menyifati hukum kewarisan Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Kesimpulan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Azas " Keadilan berimbang", dalam hukum waris Islam menentukan laki-laki dan perempuan sama-sama berhak tampil sebagai ahli waris, dengan forsi yang berbeda, berdasarkan nash yang gathi, maka adil dan berimbang yang dimaksudkan dalam hukum waris Islam adalah bagian laki-laki sama dengan bagian dua orang perempuan (forsi 2 : 1 antara laki-laki dan perempuan), perbedaan forsi tersebut disebabkan atas perbedaan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada laki-laki lebih besar dibandingkan dengan yang dibebankan kepada perempuan dalam konteks masyarakat Islam. Keywords: Keadilan, Hukum Waris Islam

Full text

 

Metrik

  • visibility 2055 kali dilihat
  • get_app 876 downloads