Sagu sebagai Makanan Rakyat dan Sumber Informasi Budaya Masyarakat Inanwatan: Kajian Folklor Non Lisan

Quin D. Tulalessy
Journal article Melanesia • 2016 Indonesia

Abstrak

Tulisan ini memberi gambaran bahwa suo (sagu) yang merupakan makanan pokok masyarakat budaya Inanwatan secara khusus, tetapi juga masyarakat Papua secara umum, merupakan suatu tradisi lisan budaya yang memberikan informasi tentang sagu yang selain sebagai makanan pokok, sagu juga merupakan sumber informasi budaya, alam, dan manusianya sebagai identitas (jati diri) nya. Kekayaan alam kesaguan, membuat konsep (pengetahuan) masyarakatnya sangat kaya dengan pengetahuan infrastruktur dan pengetahuan mengolah panganan dari sagu secara bervariasi dengan jenis dan bentuknya. Tidak hanya makanan, tetapi perilaku atau kebiasaan pengolahan sagu (suo) menjadikan ciri pembeda dari kolektifitas yang lainnya. Transmisi budaya yang dituturkan secara lisan dengan leksikon-leksikon kesaguan dari turun-temurun secara tradisional telah membuat sebuah tradisi yang membentuk pengetahuan kuliner dan juga budaya masyarakatnya yang ternyata merupakan suatu tradisi lisan. Transmisi lisan tentang cara mengolah bahan sagu sampai menjadi aneka kuliner seperti Papeda, sagu lempeng, sagu forna, sagu apatar, adalah bentuk produk makanan rakyat dari sebuh aktivitas tuturan secara lisan, tetapi juga sebagai sumber informasi kebudayaan kolektifnya.

Metrics

  • 98 kali dilihat
  • 523 kali diunduh

Jurnal

Melanesia

Melanesia merupakan sebuah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel tentang hasil penelitian ... tampilkan semua