Sistem Peringatan Dini Bahaya Banjir Kota Samarinda Mengunakan Sensor Ultrasonic Berbasis Mikrokontroler dengan Buzzer dan SMS

Indah Fitri Astuti • Arton Nuary Manoppo • Zainal Arifin
Journal article Sebatik • Juni 2018 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 5 pages)

Abstrak

Indonesia adalah negara yang memiliki curah hujan tinggi karena memiliki iklim tropis basah, banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia salah satunya adalah di ibukota Kalimantan Timur yaitu kota Samarinda, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan membuat sungai-sungai di kota Samarinda meluap dan dapat mengakibatkan banyak kerugian seperti bangunan, uang dan harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk mambangun suatu untuk mengetahui kemungkinan datangnya banjir sebelum banjir terjadi menggunakan peringatan berupa pesan teks pendek. Sistem pendeteksi banjir peringatan dini ini dibangun dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang mengendalikan sensor ultrasonik dan sensor pendeteksi air dalam mendeteksi air (kemungkinan banjir) serta ketinggiannya. Pesan pendek akan dikirim oleh sistem dan SMS gateway yang tergantung dari tangkapan sensor air dan ketinggian air. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pendeteksi peringatan dini banjir Kota Samarinda mengunakan se¬¬¬nsor ultrasonik berbasis mikrokontroler dengan buzzer dan sms. ini diharapkan mampu memudahkan pengguna untuk mengetahui keadaan luapan air melalui tiga jenis pesan pendek yaitu status aman, siaga, dan bahaya. Setiap ketinggian air berubah maka sistem merespon dengan mengirim pesan yang sesuai.

Metrik

  • 150 kali dilihat
  • 108 kali diunduh

Jurnal

Sebatik

Sebatik merupakan kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun tugas akhir dari seluru... tampilkan semua