Dampak Konversi Lahan Pertanian terhadap Ekonomi Rumah Tangga Petani Padi (Studi Kasus Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Jawa Barat)

Yayat Hidayat • Ahyar Ismail • Meti Ekayani
Journal article Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian • Juli 2017 Indonesia

Abstrak

Konversi lahan pertanian yang terjadi di Kecamatan Kertajati merupakan implikasi dari proses pembangunan yang dihasilkan oleh kebijakan pemerintah. Konversi lahan pertanian tersebut dapat menimbulkan dampak negatif berupa kerugian sosial dan ekonomi bagi rumah tangga petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengestimasi dampak sosial ekonomi rumah tangga petani dan 2) menganalisis alternatif kebijakan untuk meminimalkan dampak negatif bagi petani. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara kepada responden. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis hilangnya kesempatan kerja petani, analisis hilangnya produksi padi, analisis pendapatan, Loss of Earnings (LoE) dan metode TOPSIS dengan sofware sanna. Hasilnya adalah nilai kerugian ekonomi berupa hilangnya kesempatan kerja pertanian (Rp 12.205.397/ha/tahun), nilai ekonomi produksi padi yang hilang (Rp 59.175.911/ha/tahun), berkurangnya pendapatan USAhatani padi (Rp 37.999.535,-/ha/tahun), dan berkurangnya penghasilan total rumah tangga petani (Rp 3.999.223/tahun). Urutan alternatif untuk mengurangi dampak negatif alih fungsi lahan pertanian terhadap rumah tangga petani dengan mempertimbangkan kriteria ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan prioritas pertama adalah tukar guling tanah. Opprtunity job menjadi prioritas kedua dan pelatihan prioritas ketiga.konversi lahan pertanian, ekonomi rumah tangga, petani padi

Metrics

  • 14 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP) adalah media ilmiah penyebaran has... tampilkan semua