Ekstrak Kulit Jengkol Atasi Jentik DBD

Arda Dinata
Journal article Inside • Desember 2008

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Pengendalian vektor DBD umumnya menggunakan insektisida sinetis, namun penggunaannya berdampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Jengkol (P. lobatum) merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengendalian vektor DBD karena mengandung asam fenolat, alkaloid, terpenoid dan saponim.Ekstrak air kulit jengkol dapat berpengaruh terhadap indeks pertumbuhan jentik Aedes aegypti, dan langkah ini tentu dapat diaplikasikan dalam program pemberantasan jentik Aedes aegypti di daerah endemis DBD. Hasilnya, DBD kabur karena jentiknya tidak berkembang, dan lingkungan pun tidak tercemar berkat ekstrak kulit jengkol.

Metrik

  • 190 kali dilihat
  • 378 kali diunduh

Jurnal

Inside

Inside is an open access, peer-reviewed journal that publishes original research and literature r... tampilkan semua