Ngubaran Pare dengan Biopestisida

Arda Dinata
Journal article Inside • Juni 2011

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 3 pages)

Abstrak

Adanya larangan penggunaan pestisida sintetis, masyarakat Baduy masih melestarikan kebiasaan ngubaran pare (pengobatan padi) dengan metode alami berupa penggunaan biopestisida. Yakni penggunaan berbagai jenis flora untuk obat-obatan pembasmi hama pertanian.Masyarakat Baduy sudah mengenal pemeliharaan padi secara alami, yaitu dengan cara disimpan di ladang untuk menghindari gangguan hama padi, yang disebut ngubaran pare. Perilaku ngubaran pare ini, biasanya dilakukan sebanyak lima, tujuh, atau sembilan kali pada setiap musim tanam. Faktor lain yang menentukan adalah berupa keuletan seseorang untuk memelihara ladang. Yang jelas, banyaknya frekuensi ngubaran pare ini, biasanya harus berangka gangsal (ganjil), karena mereka mengganggap sebagai angka "keberuntungan."

Metrik

  • 190 kali dilihat
  • 84 kali diunduh

Jurnal

Inside

Inside is an open access, peer-reviewed journal that publishes original research and literature r... tampilkan semua