Studi Eksperimental Kuat Tekan Beton yang Menggunakan Pasir Laut sebagai Agregat Halus di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat

Imran Imran • Muhammad Yunus
Journal article Jurnal Inovtek Polbeng • November 2017 Indonesia

Abstrak

Penggunaan agregat halus di Kabupaten Fakfak sebagai penyusun campuran beton untuk pekerjaan konstruksi secara umum masih tergantung pada pasir laut yang potensinya cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui karakteristik pasir laut dan Pasir Sungai ; 2) mengetahui kuat tekan beton yang dihasilkan dari pasir laut dan pasir sungai pada pengujian 3, 7 dan 28 hari. Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium berbasis sampel dan analisis karakteristik agregat dan uji tekan beton. Pasir laut Jalan Baru/Reklamasi, pasir sungai Palu dan pasir laut Kampung Seberang secara umum memenuhi persyaratan pengujian karakteristik agregat, namun demikian pasir yang paling baik digunakan adalah pasir laut Jalan Baru/Reklamasi dengan modulus kehalusan 2.183 dan masuk zone 2 (pasir agak kasar). Kuat tekan beton yang paling tinggi dari umur awal beton sampai akhir diperoleh dari pasir laut jalan Baru/Reklamasi dengan kuat tekan sebesar 93.86 kg/cm2 (umur beton 3 hari), 130.57 kg/cm2 (umur beton 7 hari), dan 172.61 kg/cm2 ( umur beton 28 hari). Sedangkan kuat tekan beton paling rendah pada umur awal beton (umur beton 3 dan 7 hari) diperoleh dari pasir sungai Palu, dengan kuat tekan sebesar 65.34 kg/cm2 (umur beton 3 hari), 101.20 kg/cm2 (umur beton 7 hari) dan 141.74 kg/cm2 (umur beton 28 hari). Kata Kunci- Pasir Laut, Pasir Sungai, Kuat Tekan Beton

Metrics

  • 190 kali dilihat
  • 101 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Inovtek Polbeng

Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilm... tampilkan semua