“Barrenness”: Jalan Penggenapan Janji Allah Bagi Keluarga Allah

Yohanes Krismantyo Susanta
Journal article Jurnal Jaffray • Oktober 2017

Abstrak

Kemandulan adalah tema umum dalam Alkitab terutama dalam Perjanjian Lama. Kemandulan merupakan persoalan serius bagi pasangan di dalam budaya yang menekankan pentingnya keturunan. Tulisan ini membuktikan bahwa kemandulan adalah karya Allah yang memiliki kehendak-Nya. Perspektif budaya tentang kemandulan akan dijelaskan dalam perseptif Perjanjian Lama. Tulisan ini menyatakan bahwa Allah dapat memakai kemandulan untuk meneguhkan iman keluarga Kristen kepada Allah. Allah juga dapat memakai kemandulan sebagai kesempatan bagi pasangan untuk melakukan adopsi anak. Allah dapat menggunakan kemandulan sebagai kesaksian bagi pasangan yang memiliki anak untuk menghargai anak-anak sebagai anugerah dari Allah.Barrenness is a common theme in Scripture. Barrenness is a serious problem for couples in a culture that emphasizes the importance of descent. This writing proves that barrenness is the work of God having his will. The cultural perspective about infertility will be explained from the perspective of the Old Testament. This paper states that God can use barrenness to strengthen the Christian family's faith in God. God can also use barrenness as an opportunity for couples to adopt children. God can use barrenness as a witness for couples who have children to appreciate children as a gift from God.

Metrics

  • 164 kali dilihat
  • 70 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Jaffray

Jurnal Jaffray adalah jurnal peer-review dan membuka akses yang berfokus pada kebaruan ilmu teolo... tampilkan semua