Pengaruh Tanaman Aromatik dalam Sistem Tanam Tumpangsari dengan Cabai Merah terhadap Serangan Trips dan Kutudaun (Effect Of Aromatic Plants On Thrips And Aphid Infestation In Intercropping System With Hot Pepper)

Tonny Koestoni Moekasan
Journal article Jurnal Hortikultura • Juni 2018

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Tanaman aromatik seperti seledri dan kemangi mengandung minyak esensial yang antara lain bersifat sebagai penolak hama. Oleh karena itu tanaman tersebut dapat digunakan sebagai salah satu cara pengendalian hama dengan cara ditumpangsarikan dengan tanaman utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tanaman seledri dan kemangi yang ditumpangsarikan dengan cabai merah dalam menekan populasi hama trips dan kutudaun pada tanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Margahayu (1.250 m dpl.), Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Lembang, dari bulan Maret sampai Agustus 2016. Penelitian disusun alam rancangan acak kelompok dengan pola petak terpisah. Petak utama ialah sistem tanam (A), yang terdiri atas: (a1) tumpangsari cabai-seledri, (a2) tumpangsari cabai-kemangi, dan (a3) cabai monokultur. Anak petak ialah penyemprotan insektisida (B), yang terdiri atas: (b1) disemprot insektisida 2x/minggu dan (b2) tidak disemprot insektisida. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dalam sistem tumpangsari dengan cabai, seledri dan kemangi mampu menekan populasi trips masing-masing sebesar 35,84% dan 34,76%, serta menekan populasi kutudaun masing-masing sebesar 44% dan 50,25%; (2) penggunaan seledri dan kemangi dibandingkan dengan penggunaan insektisida menunjukkan penekanan yang lebih baik terhadap trips dan kutudaun, sehingga penggunaan tanaman aromatik tersebut dalam sistem tumpangsari dengan cabai mampu menekan penggunaan insektisida hingga 100%; dan (3) penggunaan seledri dan kemangi dalam sistem tanam tumpangsari dengan cabai mampu meningkatkan hasil panen cabai masing-masing sebesar 61,89% dan 65,04%.KeywordsCabai (Capsicum annuum); Seledri (Apium graveolens); Kemangi (Ocimum basilicum); Tumpangsari; Hama

Metrik

  • 379 kali dilihat
  • 668 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Hortikultura

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikul... tampilkan semua