Metrik

  • visibility 87 kali dilihat
  • get_app 73 downloads
description Journal article public Jurnal Ilmu Komunikasi Efek

Community Empowerment dan Product Branding “SEKHUIT” Makanan Khas Daerah Lampung

Dasrun Hidayat Hidayat, Titin Suhartini
Diterbitkan 25 Juni 2018

Abstrak

Artikel ini fokus membahas tentang pemberdayaan komunitas (community empowerment) masyarakat rantau. Tujuannya untuk mengetahui optimalisasi keberadaan komunitas sebagai pendekatan dalam memperkenalkan merek (brand) makanan "sekhuit" khas daerah Lampung. Komunitas yang dimaksud yakni masyarakat rantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Lampung Bandung (IKLB). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi etnografi public relatons. Studi yang berfokus pada kajian budaya dengan pendekatan teori public relations. Melibatkan masyarakat rantau Lampung yang tergabung di dalam IKLB, penelitian ini menghasilkan bahwa produk "sekhuit" merupakan identitas merek (brand name) produk makanan khas daerah Lampung. Brand identity dibangun oleh nama merek (brand name) dan kepribadian merek (brand personality). Ikatan hubungan budaya menyebabkan brand "sekhuit" melekat kuat di kalangan internal meskipun mereka berada di tanah rantau. Kondisi ini juga diperkuat oleh pola perilaku masyarakat Lampung yakni gemar berkumpul, bersama-sama (nengah-nyampokh) sambil menikmati menu favorit "sekhuit". Realitas yang dikonstruksi melalui kegiatan community empowerment dalam mengelola brand product, mampu memperkuat ikatan budaya Lampuang di tanah rantau. Secara perlahan community empowerment juga mampu membantu memperkenalkannya di lingkungan eksternal. Upaya yang dilakukan dengan membentuk program USAha di bidang kuliner resto "sekhuit" Lampung. Usaha yang mengedepankan hubungan budaya (cultural relationship) sebagai metode community empowerment.

Full text

 

Metrik

  • visibility 87 kali dilihat
  • get_app 73 downloads