Optimasi Kinerja Proyek dengan Penerapan Metode Crashing dan Linear Programming pada Proyek Bulk Godown

Zel Citra • Budi Susetyo • Paksi Wibowo
Journal article Rekayasa Sipil Mercu Buana • 2018

Abstrak

Pertumbuhan industri diharapkan mencapai pertumbuhan 2 (dua) digit pada tahun 2035 sehingga kontribusi industri dalam Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 30% (tiga puluh persen). Salah satu industri yang menjadi target adalah pembangunan Industri Pakan Ternak. Keberhasilan proyek pembangunan Industri Pakan Ternak dapat ditinjau dari ketepatan aspek waktu, biaya, dan mutu. Namun, praktik di lapangan seringkali terjadi keterlambatan proyek yang mengakibatkan terkendalanya pembelian dan penyimpanan bahan baku untuk produksi pakan ternak. Sebagai antisipasi keterlambatan proyek maka perlu dilakukan optimasi kinerja proyek dengan percepatan pelaksanaan pembangunan gudang curah (Bulk Godown) dengan metode Crashing dan Linear Programming. Percepatan pada proyek pembangunan gudang curah menggunakan alternatif penambahan jam kerja lembur dengan 3 cara yaitu penambahan 1 jam lembur, 2 jam lembur serta 3 jam lembur. Data yang digunakan adalah data primer yang diambil dari proses wawancara dan data sekunder berupa dokumen-dokumen terkait, yaitu RAB, Penjadwalan, SPK serta dokumen lainnya,. Waktu normal proyek selama 152 haridengan biaya normal sebesar 15.121.040.000,-. Dari hasil analisis Crashing diperoleh waktu optimum untuk percepatan penyelesaian proyek dengan penambahan 2 jam lembur selama 131 hari dengan biaya total Rp. 15.387.512.677,-. Dan hasil analisis Linear Programming diperoleh total waktu optimum percepatan penyelesaian proyek selama 124 hari dengan biaya total Rp. 15.252.623.540,-

Metrics

  • 77 kali dilihat
  • 32 kali diunduh

Jurnal

Rekayasa Sipil Mercu Buana

Rekayasa Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 tahun... tampilkan semua